Petani Mulai Musim Tanam Padi di Nabire
- 21 Feb 2026 19:28 WIB
- Nabire
RRI.CO.ID, Nabire - Sejumlah petani padi di Kampung Bumi Raya Distrik Nabire Barat Kabupaten Nabire Papua Tengah. Musim tanam padi awal Tahun 2026 ini, mundur dari jadwal dikarenakan perbaikan saluran irigasi yang masih berlangsung. Namun sejumlah petani telah memulai menggarap sawahnya untuk memulai menanam padi.
Kris, salah satu petani di Kampung Bumi Raya, mengatakan sejumlah petani telah menggarap sawahnya, namun jumlah lahan yang digarap itu belum banyak. "Sawah yang sudah mulai digarap dan ditanami padi itu belum banyak, sekitar 20 hektar sawah saja," ungkap Kris saat dihubungi Sabtu pagi, 21 Februari 2026.
Ia menjelaskan, musim tanam tahun ini mundur sehingga belum semua petani yang telah panen, menanam padi lagi. "Sekalian menunggu saluran irigasi selesai diperbaiki, karena saluran irigasi ini menyalurkan air ke sawah-sawah di Kampung Bumi Raya," ujarnya.
Kris juga menjelaskan untuk pupuk bersubsidi telah didapatkan dengan mudah dan dengan jumlah yang cukup dibandingkan dengan tahun-tahun sebelumnya. Ia merasa tidak kesulitan lagi untuk mendapatkan pupuk bersubsidi untuk produktivitas pertaniannya. "Harga jual hasil panen padi di petani yakni Rp 13.200 perkilogram, ini harga sudah bagus," jelasnya.
Menurut Kris, masih ada sejumlah sawah yang masih belum digarap atau lahan tidur, yang sebelumnya lahan-lahan sawah itu digarap namun hingga saat ini belum digarap oleh pemiliknya. Perkiraan lahan yang belum digarap lagi itu seluas 40 hektar. "Kalau digarap lahan-lahan sawah itu bisa menghasilkan beras yang banyak, perkiraan sekitar 80-an ton lebih hasil panennya," tuturnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....