Sajian Penuh Makna yang Selalu Hadir di Imlek
- 18 Feb 2026 07:28 WIB
- Nabire
RRI.CO.ID, Nabire - Perayaan Tahun Baru Imlek tidak hanya di identik dengan dekorasi serba merah dan pertunjukan barongsai, tetapi juga dengan beragam hidangan khas yang penuh dengan sarat dan makna sehingga makanan yang disajikan saat Imlek dipercaya membawa doa dan harapan yang baik.
Salah satu hidangan yang hampir selalu hadir adalah ikan. Dalam bahasa Mandarin, kata “ikan” (yu) terdengar seperti kata “kelebihan” atau “kelimpahan”. Karena itu dalam menyajikan ikan saat makan malam Imlek melambangkan harapan akan rezeki yang berlimpah sepanjang tahun. Biasanya ikan disajikan utuh sebagai simbol keutuhan dan kesejahteraan keluarga.
Selain ikan, kue keranjang atau nian gao juga menjadi sajian khas yang tak terpisahkan dari perayaan Imlek. Kue berbahan dasar tepung ketan dan gula ini memiliki tekstur lengket dan rasa manis. Secara filosofi, kue keranjang melambangkan peningkatan rezeki dan kemajuan hidup dari tahun ke tahun. Teksturnya yang lengket juga diartikan sebagai simbol eratnya hubungan keluarga.
Hidangan lain yang populer adalah mi panjang umur. Mi ini tidak dipotong saat dimasak maupun disantap, karena melambangkan doa untuk umur panjang dan kesehatan. Selain itu, pangsit atau jiaozi juga kerap disajikan, terutama di Tiongkok bagian utara. Bentuknya yang menyerupai batangan emas kuno dipercaya membawa kemakmuran.
Tak ketinggalan, jeruk mandarin menjadi buah wajib saat Imlek. Warna oranye keemasan dan pelafalannya dalam bahasa Mandarin yang mirip dengan kata “keberuntungan” menjadikan jeruk sebagai simbol hoki dan kesuksesan. Buah ini sering dibagikan kepada keluarga dan kerabat sebagai tanda doa dan harapan baik.
Tradisi menyajikan makanan khas Imlek bukan sekadar soal cita rasa, tetapi juga bentuk penghormatan terhadap leluhur serta simbol doa untuk masa depan. Melalui hidangan-hidangan tersebut, keluarga berkumpul, berbagi cerita, dan mempererat tali persaudaraan dalam suasana penuh kebahagiaan.
Dengan kekayaan makna di setiap sajian, kuliner Imlek tidak hanya menggugah selera, tetapi juga menjadi bagian penting dari warisan budaya yang terus dilestarikan dari generasi ke generasi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....