10 Februari, Peringatan Plimsoll Line untuk Pelayaran Aman
- 09 Feb 2026 09:55 WIB
- Nabire
RRI.CO.ID, Nabire - Setiap 10 Februari, dunia memperingati Hari Plimsoll. Peringatan ini merujuk pada pentingnya Plimsoll Line atau garis muat kapal, sebuah tanda keselamatan yang berperan besar dalam mencegah kecelakaan laut akibat kelebihan muatan.
Nama Plimsoll diambil dari Samuel Plimsoll, seorang anggota parlemen Inggris pada abad ke-19 yang dikenal sebagai pejuang keselamatan pelayaran. Ia menentang praktik pengoperasian kapal yang membawa muatan berlebih, kondisi yang kala itu sering menyebabkan kapal tenggelam dan menelan banyak korban jiwa.
Plimsoll Line merupakan tanda berupa garis horizontal dan simbol lingkaran yang tertera di lambung kapal. Tanda ini menunjukkan batas aman muatan kapal sesuai kondisi air dan musim pelayaran. Dengan adanya garis Plimsoll, operator kapal diwajibkan memastikan muatan tidak melebihi batas yang ditentukan demi menjaga stabilitas dan keselamatan kapal.
Penerapan Plimsoll Line kemudian menjadi standar internasional dan diadopsi dalam berbagai regulasi keselamatan maritim. Keberadaan tanda ini dinilai sangat penting, terutama dalam mendukung keselamatan awak kapal, perlindungan barang angkutan, serta pencegahan pencemaran laut akibat kecelakaan kapal.
Bagi negara maritim seperti Indonesia, pemahaman terhadap fungsi dan peran Plimsoll Line menjadi hal yang krusial. Sebagai negara kepulauan dengan jalur pelayaran yang padat, keselamatan transportasi laut merupakan salah satu faktor utama dalam mendukung konektivitas nasional dan perekonomian.
Peringatan Hari Plimsoll menjadi momentum untuk meningkatkan kesadaran akan pentingnya standar keselamatan pelayaran. Selain sebagai simbol teknis di badan kapal, Plimsoll Line juga mencerminkan komitmen global dalam menjaga keselamatan manusia dan keberlanjutan aktivitas maritim.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....