Hikmah Peristiwa Isra Mi’raj Nabi Muhammad
- 19 Jan 2026 09:08 WIB
- Nabire
RRI.CO.ID, Nabire - Peristiwa Isra’ merupakan salah satu mukjizat terbesar yang dialami oleh Nabi Muhammad SAW. Allah SWT berfirman dalam Surat Al-Isra (17:1) :
“Maha Suci Allah yang telah memperjalankan hamba-Nya pada suatu malam dari Masjidil Haram ke Masjidil Aqsa yang telah Kami berkahi sekelilingnya, agar Kami perlihatkan kepadanya sebagian tanda-tanda (kebesaran) Kami. Sesungguhnya Dia-lah yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.”
Isra Mi’raj merupakan peristiwa agung dalam sejarah Islam yang dialami oleh Nabi Muhammad sebagai bentuk kemuliaan dan kekuasaan Allah SWT. Peristiwa ini terjadi dalam satu malam, diawali dengan perjalanan Nabi Muhammad dari Masjidil Haram di Makkah ke Masjidil Aqsa di Palestina yang disebut Isra, kemudian dilanjutkan dengan Mi’raj, yaitu perjalanan menuju langit hingga Sidratul Muntaha untuk menerima perintah langsung dari Allah SWT. Peristiwa ini menjadi salah satu bukti kebesaran Allah serta kedudukan mulia Nabi Muhammad sebagai utusan-Nya.
Isra Mi’raj terjadi pada masa penuh cobaan dalam kehidupan Nabi Muhammad, ketika beliau menghadapi berbagai kesedihan dan penolakan dalam menyampaikan dakwah. Dalam perjalanan tersebut, Nabi Muhammad ditemani oleh Malaikat Jibril dan bertemu dengan para nabi di beberapa lapisan langit. Salah satu hasil terpenting dari peristiwa Isra Mi’raj adalah ditetapkannya kewajiban shalat lima waktu bagi umat Islam, yang menjadi ibadah utama dan sarana mendekatkan diri kepada Allah SWT.
Peristiwa Isra Mi’raj mengandung nilai dan hikmah yang sangat mendalam bagi umat Islam. Selain meneguhkan keimanan terhadap hal-hal gaib, Isra Mi’raj juga menegaskan pentingnya kesabaran, keteguhan, dan ketaatan dalam menjalankan perintah Allah SWT. Oleh karena itu, pemahaman terhadap makna Isra Mi’raj diharapkan dapat mendorong umat Islam untuk meningkatkan kualitas keimanan, ketakwaan, serta pelaksanaan ibadah dalam kehidupan sehari-hari.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....