Ikan Sembilang Karang, Si Lele Laut yang Unik
- 28 Okt 2025 21:04 WIB
- Nabire
KBRN, Nabire: Di balik keindahan ekosistem terumbu karang, terdapat penghuni laut yang tak kalah menarik perhatian para nelayan dan peneliti, yaitu ikan sembilang karang, atau yang sering disebut lele laut. Ikan ini dikenal karena bentuknya yang mirip lele air tawar, namun hidup di perairan laut dangkal dan daerah pesisir. Selain unik secara morfologi, sembilang karang juga memiliki nilai ekonomi dan manfaat kesehatan yang tinggi.
Secara ilmiah, ikan sembilang karang dikenal dengan nama Plotosus lineatus. Ia termasuk ke dalam keluarga Plotosidae, kelompok ikan lele laut yang tersebar luas di wilayah Samudra Hindia dan Pasifik Barat, termasuk perairan Indonesia.
Sembilang karang sering ditemukan berkelompok di antara batu karang, padang lamun, dan muara sungai, terutama di daerah tropis. Bentuk tubuhnya memanjang seperti ular, dengan warna cokelat kehitaman dan garis putih memanjang di sisi tubuh, ciri khas yang membedakannya dari lele air tawar.
1. Tubuh Panjang dan Licin
Panjang tubuh sembilang karang bisa mencapai 30–35 cm dengan kulit licin tanpa sisik.
2. Memiliki Sungut atau Kumis Panjang
Seperti lele air tawar, sembilang karang memiliki 8 sungut (kumis) yang berfungsi sebagai alat peraba di dasar laut saat mencari makanan.
3. Sirip Punggung Bersengat Tajam
Sembilang karang memiliki duri sirip punggung yang bisa menyengat dan beracun ringan, sehingga perlu hati-hati saat menanganinya.
4. Warna Tubuh Menyamar dengan Lingkungan
Warna tubuhnya yang gelap membuatnya mudah berkamuflase di antara batu karang dan dasar laut berlumpur.
Ikan sembilang karang biasanya hidup berkoloni dan sering terlihat bergerak bersama dalam kelompok besar, terutama saat mencari makan di malam hari.
Mereka termasuk ikan nokturnal, aktif saat malam dan bersembunyi di siang hari di sela-sela karang atau pasir. Habitat favoritnya adalah perairan dangkal berbatu, muara sungai dengan kadar garam sedang, dan daerah padang lamun dan terumbu karang
Selain menarik secara biologis, ikan sembilang karang juga dikenal sebagai ikan konsumsi bernilai gizi tinggi. Dagingnya lembut, gurih, dan kaya protein. Dalam 100 gram daging sembilang, terkandung protein 20 sampai 22 gram, lemak sehat (omega-3 dan omega-6) yang membantu menjaga kesehatan jantung, kalsium dan fosfor untuk memperkuat tulang, vitamin B kompleks yang membantu metabolisme energi.
Meski dagingnya lezat, ikan sembilang memiliki duri beracun pada sirip punggung dan sirip dada. Sengatannya dapat menyebabkan rasa nyeri, bengkak, bahkan demam ringan. Nelayan biasanya menghindari sengatan dengan menggunakan sarung tangan saat menangkap atau membersihkan ikan. Menghindari menyentuh bagian sirip punggung dan dada. Dan jika tersengat, segera rendam bagian yang terkena air panas (sekitar 40–45°C) untuk menetralkan racun protein.
Ikan sembilang karang atau lele laut merupakan salah satu kekayaan laut tropis Indonesia yang menakjubkan. Bentuknya yang mirip lele, perilaku sosialnya yang unik, serta kandungan gizinya yang tinggi menjadikan ikan ini spesies penting secara ekologis dan ekonomis.
Namun, di balik manfaatnya, sembilang karang juga menyimpan sisi waspada lewat durinya yang menyengat. Maka dari itu, mengenal lebih dalam tentang ikan ini tidak hanya menambah wawasan, tetapi juga mengajarkan kita untuk menghargai keanekaragaman hayati laut yang luar biasa.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....