Kenapa Buntut Ikan Tongkol Sebaiknya Dibuang Sebelum Dimasak

  • 28 Okt 2025 02:00 WIB
  •  Nabire

KBRN, Nabire: Saat membersihkan ikan tongkol, sebagian orang mungkin tidak terlalu memperhatikan bagian buntut atau ekornya.

Menurut para ahli kuliner dan kesehatan, bahwa bagian buntut ikan tongkol sebaiknya dibuang sebelum diolah. Alasannya bukan sekadar kebiasaan, tetapi juga berkaitan dengan kualitas rasa, tekstur dan kebersihan ikan.

1. Mengurangi Bau Amis

Bagian buntut ikan tongkol sering menjadi tempat berkumpulnya sisa darah dan lendir. Jika tidak dibersihkan atau dibuang, maka bau amis ikan bisa semakin kuat saat dimasak. Dengan memotong bagian buntut, cita rasa masakan akan lebih segar dan tidak mengganggu aroma.

2. Menjaga Kualitas Daging

Daging di sekitar buntut cenderung lebih keras dan berserat kasar karena otot di bagian itu sering digunakan untuk berenang. Jika ikut dimasak, maka tekstur keseluruhan ikan bisa terasa tidak merata di bagian tengah lembut, tetapi ujungnya keras.

3. Menghindari Kandungan Logam Berat

Beberapa penelitian menunjukkan bahwa bagian ujung tubuh ikan, termasuk buntut, bisa mengandung lebih banyak logam berat seperti merkuri, terutama pada ikan laut seperti tongkol. Membuang bagian tersebut dapat membantu mengurangi risiko paparan zat berbahaya, meski jumlahnya kecil.

4. Lebih Mudah Diolah dan Disajikan

Memotong buntut juga memudahkan saat menggoreng, membakar, atau membuat tongkol suwir. Ukuran ikan menjadi lebih proporsional dan mudah ditata dalam wajan atau piring saji.

5. Estetika Hidangan

Selain faktor kesehatan, tampilan ikan tanpa buntut biasanya terlihat lebih rapi dan menarik di piring, terutama untuk hidangan rumah makan atau katering.

Setelah buntut dipotong, pastikan ikan tongkol dicuci bersih dengan air jeruk nipis atau cuka agar bau amis benar-benar hilang sebelum dimasak.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....