Gigi Bungsu Tumbuh Ini Tipsnya

  • 26 Agt 2025 09:25 WIB
  •  Nabire

KBRN, Nabire: Gigi bungsu adalah gigi geraham ketiga yang terletak paling belakang di kedua sisi atas dan bawah rahang. Gigi ini biasanya mulai tumbuh atau erupsi pada usia 17 hingga 25 tahun, sehingga sering disebut sebagai third molars atau wisdom teeth dalam istilah medis.

Tidak semua orang memiliki gigi bungsu yang tumbuh sempurna. Karena tumbuh pada usia dewasa saat ruang di rahang sudah terbatas, gigi bungsu sering mengalami pertumbuhan tidak normal, seperti:

Tumbuh miring atau horizontal,

Tidak sepenuhnya keluar dari gusi,

Terjepit di dalam tulang rahang,

Menekan gigi di sebelahnya.

Kondisi ini disebut impaksi gigi bungsu, dan dapat menyebabkan berbagai keluhan seperti nyeri, pembengkakan, infeksi, hingga kerusakan gigi lain di sekitarnya.

Rasa nyeri akibat pertumbuhan gigi bungsu atau gigi geraham ketiga sering menjadi keluhan masyarakat usia remaja hingga dewasa muda. Gigi bungsu biasanya mulai tumbuh antara usia 17 hingga 25 tahun, dan kerap kali menyebabkan rasa sakit, bengkak, hingga gangguan saat makan maupun berbicara.

Untuk meringankan rasa sakit akibat tumbuhnya gigi bungsu, drg. Rina menyarankan beberapa langkah yang dapat dilakukan di rumah sebelum mendapat penanganan medis:

-Kompres dingin pada area pipi

-Mengompres pipi dengan es batu yang dibungkus kain dapat membantu mengurangi pembengkakan dan nyeri.

-Kumur air garam hangat

-Air garam hangat bersifat antiseptik alami yang dapat membantu meredakan peradangan dan membersihkan bakteri di rongga mulut.

-Obat pereda nyeri

-Konsumsi obat seperti parasetamol atau ibuprofen sesuai dosis yang dianjurkan dapat membantu meredakan nyeri sementara.

-Hindari makanan keras atau panas

-Tekanan berlebih pada gusi yang bengkak dapat memperparah rasa sakit.

Dokter gigi juga menegaskan bahwa solusi terbaik tetap memerlukan pemeriksaan langsung ke dokter gigi. Dalam kasus tertentu, pencabutan gigi bungsu menjadi pilihan utama apabila posisi gigi mengganggu struktur rahang atau menyebabkan infeksi berulang.

Masyarakat diimbau untuk tidak menunda pemeriksaan apabila rasa sakit terus berulang atau disertai demam, pembengkakan besar, hingga kesulitan membuka mulut.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....