Mitos atau Fakta, Gula Lebih Berbahaya dari Rokok

  • 08 Jul 2025 11:33 WIB
  •  Nabire

KBRN, Nabire: Rasanya yang manis mampu membuat hati terasa gembira, tetapi di balik kenikmatan tersebut, tersimpan bahaya yang mungkin terabaikan oleh banyak orang.

Coklat, gula-gula, minuman bersoda, siapa yang tidak tergoda oleh kelezatan makanan dan minuman manis.

Kita sering kali mendengar tentang ancaman penyakit seperti diabetes yang mengintai, tapi seberapa bahaya sebenarnya gula bagi kesehatan kita?

Dari penelitian T.H. Chan School of Public Health, Universitas Harvard Maret 2019, melibatkan 37 ribu pria dan 80 ribu wanita selama 30 tahun. Hasilnya menunjukkan konsumsi dua atau lebih minuman manis per hari meningkatkan risiko kematian dini hingga 21% dibandingkan yang minum kurang dari sekali per bulan.

Jika rokok membunuh sekitar 5 juta orang per tahun (global), sementara gula dapat menyebabkan sekitar 35 juta kematian, maka secara kasar efek gula bisa 7 sampai 9 kali lebih mematikan, sebuah perbandingan dramatis namun didukung oleh data global.

1. Menurut studi global, gula menyumbang sekitar 35 juta kematian per tahun lebih besar dari dampak rokok

2. Di Indonesia, Dinkes mencatat konsumsi minuman manis tinggi mempercepat munculnya penyakit tidak menular seperti diabetes, stroke, gagal ginjal, dan obesitas.

3. Sebuah penelitian baru menemukan bahwa minuman manis meningkatkan risiko kematian dini akibat penyakit tidak menular seperti serangan jantung dan beberapa tipe kanker.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....