Sejarah Jam, dari Bayangan Matahari ke Jam Tangan Pintar
- 17 Apr 2025 11:24 WIB
- Nabire
KBRN, Nabire: Jam merupakan bagian penting dari kehidupan kita sehari-hari. Dari bangun tidur hingga tidur lagi, kita selalu melihat waktu. Tapi pernahkah kamu bertanya, bagaimana manusia pertama kali mulai menghitung waktu? Sejarah jam adalah kisah panjang inovasi, kreativitas, dan kebutuhan akan keteraturan dalam hidup manusia. Dikutip dari Wikipedia Sejarah jam dari matahari ke jam tangan pintar:
1. Awal Mula Mengandalkan Alam (Sekitar 3500 SM)
Sebelum jam ditemukan, manusia mengandalkan alam untuk memperkirakan waktu—seperti posisi matahari, panjang bayangan, atau suara alam. Salah satu alat waktu pertama yang dikenal adalah jam matahari (sundial), yang digunakan oleh bangsa Mesir kuno sekitar 3500 SM. Mereka menggunakan tongkat yang ditancapkan ke tanah, dan bayangannya menunjukkan waktu berdasarkan posisi matahari.
2. Jam Air dan Pasir Mengukur Waktu Tanpa Matahari
Ketika jam matahari tidak bisa digunakan di malam hari atau saat mendung, muncul alat baru seperti:
Jam air (clepsydra): Digunakan oleh bangsa Mesir dan Yunani. Air menetes dari wadah satu ke wadah lain untuk mengukur waktu.
Jam pasir: Mulai populer di abad pertengahan, terutama untuk pelayaran dan keperluan rumah tangga. Waktu diukur berdasarkan lamanya pasir turun dari atas ke bawah.
3. Jam Mekanik Langkah Besar di Abad Pertengahan (Abad ke-14)
Revolusi besar terjadi saat jam mekanik ditemukan di Eropa pada abad ke-14. Jam ini menggunakan roda gigi dan pemberat, dan sering ditempatkan di menara gereja atau kota. Awalnya tidak punya jarum menit, hanya lonceng yang berbunyi setiap jam. Jam ini menandai era baru di mana waktu mulai dihitung secara lebih presisi.
4. Jam Saku dan Jam Tangan Waktu Jadi Pribadi
Jam saku mulai populer di kalangan bangsawan Eropa pada abad ke-16. Ini adalah pertama kalinya orang bisa membawa waktu bersama mereka.
Jam tangan awalnya dipakai oleh wanita sebagai perhiasan, tapi setelah Perang Dunia I, jam tangan menjadi perlengkapan standar bagi prajurit—dan akhirnya pria pun mulai memakainya dalam kehidupan sehari-hari.
5. Jam Kuarsa Revolusi Akurasi (Tahun 1969)
Penemuan jam kuarsa oleh Seiko pada tahun 1969 mengubah segalanya. Jam ini menggunakan getaran kristal kuarsa untuk menghitung waktu, jauh lebih akurat dibanding jam mekanik, dan lebih murah diproduksi. Inilah yang membuat jam tangan menjadi barang umum di seluruh dunia.
6. Era Digital dan Jam Pintar
Masuk ke abad ke-21, jam tak hanya menunjukkan waktu, tapi juga bisa mengukur detak jantung, menampilkan notifikasi, dan bahkan menelepon. Smartwatch seperti Apple Watch dan Samsung Galaxy Watch memadukan teknologi dan fungsi kesehatan dalam satu perangkat kecil di pergelangan tangan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....