BGN Ubah Distribusi MBG Jadi 5 Hari, Gizi Tetap Terjaga

  • 31 Mei 2026 17:39 WIB
  •  Nabire

RRI.CO.ID, Nabire - Badan Gizi Nasional (BGN) melakukan penyesuaian pola distribusi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai bentuk dukungan terhadap kebijakan efisiensi anggaran pemerintah. Penyesuaian tersebut dilakukan tanpa mengurangi kualitas layanan maupun pemenuhan kebutuhan gizi bagi para penerima manfaat.

Melansir dari BloombergTechnoz, Wakil Kepala Badan Gizi Nasional Bidang Operasional Pemenuhan Gizi, Sony Sonjaya, menjelaskan bahwa frekuensi distribusi MBG yang sebelumnya enam hari dalam sepekan kini disesuaikan menjadi lima hari, mengikuti hari aktif belajar di sekolah.

Menurut Sony, langkah tersebut merupakan bagian dari upaya mendukung efisiensi anggaran negara. Dengan penyesuaian jadwal distribusi, program tetap berjalan optimal dan selaras dengan kebutuhan peserta didik di lingkungan sekolah.

Selain perubahan jumlah hari distribusi, BGN juga menghentikan sistem bundling makanan yang sebelumnya diterapkan saat terdapat hari libur sekolah di tengah pekan. Dalam skema lama, makanan untuk hari libur dibagikan lebih awal agar dapat dibawa pulang oleh siswa.

Kini, distribusi makanan hanya dilakukan saat peserta didik berada di sekolah. Kebijakan tersebut bertujuan meningkatkan efektivitas penyaluran sekaligus memastikan makanan diterima dalam kondisi terbaik oleh para penerima manfaat.

BGN menegaskan bahwa perubahan pola distribusi tidak berdampak pada nilai bantuan yang diterima siswa. Pemerintah memastikan kualitas makanan dan standar gizi tetap menjadi prioritas utama dalam pelaksanaan program MBG.

Sony menambahkan, efisiensi yang dilakukan lebih difokuskan pada aspek tata kelola dan mekanisme distribusi. Dengan demikian, manfaat program tetap dapat dirasakan secara maksimal oleh masyarakat tanpa adanya pengurangan layanan.

Selain mendukung penghematan anggaran, kebijakan baru ini juga diharapkan mampu mengurangi potensi pemborosan serta menjaga kualitas makanan yang disalurkan kepada peserta didik. Distribusi yang lebih terukur dinilai dapat meningkatkan efektivitas pelaksanaan program di lapangan.

BGN juga memastikan seluruh penyesuaian operasional Program Makan Bergizi Gratis tetap berpegang pada prinsip keberlanjutan pelayanan gizi, akuntabilitas program, serta optimalisasi manfaat bagi masyarakat. Dengan langkah tersebut, pemerintah berharap program MBG dapat terus mendukung peningkatan kualitas gizi generasi muda Indonesia.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....