BGN Jelaskan Insentif Rp6 Juta per Dapur Program MBG

  • 25 Feb 2026 18:13 WIB
  •  Nabire

RRI.CO.ID, Nabire - Badan Gizi Nasional (BGN) mengungkap alasan pemberian insentif sebesar Rp6 juta per hari kepada setiap dapur dalam Program Makan Bergizi (MBG).

Kepala BGN, Dadan Hindayana, menyampaikan hingga Rabu 25 Februari 2026, sekitar 24.000 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) telah beroperasi di seluruh Indonesia. Capaian tersebut merupakan hasil model kemitraan yang melibatkan berbagai organisasi dan mitra lokal.

“Dengan kemitraan yang kami lakukan ini menghasilkan dan mempermudah Program Makan Bergizi, sehingga hari ini di seluruh Indonesia sudah ada 24.000 SPPG dari Sabang sampai Merauke,” ujar Dadan dalam keterangan tertulis, yang dikutip dari Bloomberg Technoz.

Menurutnya, pola kemitraan mempercepat implementasi program tanpa harus sepenuhnya bergantung pada pembangunan fisik oleh pemerintah. Melalui kolaborasi tersebut, infrastruktur layanan dapat tersedia lebih cepat sehingga distribusi makanan bergizi kepada penerima manfaat tidak tertunda.

Dari sisi anggaran, BGN menetapkan insentif Rp6 juta per hari untuk setiap SPPG atau setara sekitar Rp144 juta per bulan. Skema ini dinilai lebih efisien dibandingkan jika pemerintah membangun dan mengelola seluruh fasilitas secara mandiri yang memerlukan investasi awal lebih besar.

Dadan menekankan faktor kecepatan menjadi aspek krusial dalam pelaksanaan program nasional. Ia menyebut waktu sebagai nilai strategis yang tidak dapat diulang, sehingga percepatan melalui kemitraan menjadi prioritas.

BGN memastikan percepatan pembangunan dan penguatan kemitraan akan terus dilakukan agar target Program MBG dapat tercapai tepat waktu dan berkelanjutan di seluruh wilayah Indonesia.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....