Sebanyak 9.489 Siswa Terima Beasiswa Usulan Jamaluddin Idham
- 15 Des 2025 15:47 WIB
- Meulaboh
KBRN, Meulaboh: Beasiswa Program Indonesia Pintar (PIP) tahap dua usulan Anggota DPR RI Jamaluddin Idham, SH, MH resmi dicairkan pemerintah. Sebanyak 9.489 siswa anak-anak Aceh adalah penerima manfaat yang disalurkan dua tahap sepanjang tahun 2025.
Ketua DPD PDI Perjuangan Aceh ini menjelaskan, pada tahap pertama telah direalisasikan Juli 2025 kepada 3.989 siswa. Kemudian pada tahap kedua ini, sebanyak 5.500 siswa, dana itu untuk mendukung keberlanjutan pendidikan anak sekolah.
"Dengan pencairan tahap dua ini, total penerima beasiswa PIP yang kita usulkan sepanjang tahun 2025 sebanyak 9.489 siswa, sudah terealisasi seluruhnya" ujar Jamaluddin, dalam siaran pers diterima RRI.co.id Senin, (15/12/2025).
Ia juga menyampaikan rasa syukur atas terealisasinya pencairan beasiswa tersebut. Ia menegaskan bahwa Program Indonesia Pintar merupakan instrumen penting negara dalam menjaga anak-anak bangsa agar tidak putus sekolah akibat keterbatasan ekonomi.
"Ini adalah bentuk komitmen kami untuk memastikan anak-anak Aceh tetap bisa mengenyam pendidikan dengan layak. Pendidikan adalah investasi masa depan, dan negara wajib hadir untuk itu,” ujarnya.
Ia juga mengingatkan para penerima agar memanfaatkan bantuan tersebut sesuai peruntukannya, yakni untuk kebutuhan pendidikan seperti perlengkapan sekolah, transportasi, dan kebutuhan belajar lainnya.
Berdasarkan ketentuan yang berlaku, siswa penerima dengan tipe SK Pemberian dapat mencairkan dana beasiswa mulai 18 hingga 26 Desember 2025. Sementara bagi siswa penerima SK Nominasi, diwajibkan segera melakukan aktivasi rekening di Bank Syariah Indonesia (BSI) mulai 15 hingga 31 Desember 2025.
“Saya mengimbau orang tua dan siswa penerima agar segera mengurus aktivasi rekening dan pencairan sesuai jadwal. Jangan sampai hak anak-anak kita tertunda hanya karena kelalaian administrasi,” tegasnya.
Lebih lanjut, Jamaluddin Idham memastikan perjuangan untuk memperluas akses beasiswa PIP akan terus dilanjutkan pada tahun-tahun mendatang.
“Bagi yang belum menerima tahun ini, jangan berkecil hati. Insya Allah, kita akan terus berjuang agar semakin banyak anak Aceh mendapatkan akses beasiswa di tahun berikutnya,” pungkasnya.
Program Indonesia Pintar sendiri merupakan salah satu program prioritas pemerintah yang bertujuan mengurangi angka putus sekolah dan memperkuat pemerataan pendidikan. Pencairan beasiswa ini diharapkan mampu menjadi penyemangat bagi ribuan siswa untuk terus berprestasi dan meraih masa depan yang lebih baik.