Anak Muda Garda Terdepan Dorong Tranparansi
- 23 Feb 2026 12:43 WIB
- Meulaboh
RRI.co.id, Meulaboh: Generasi muda dinilai memegang peran penting sebagai garda terdepan dalam mendorong transparansi dan memperkuat budaya antikorupsi.
Hal tersebut disampaikan oleh Edy Syahputra, Koordinator GeRAK (Gerakan Anti Korupsi) Aceh Barat. Ia menekankan bahwa sikap apatis terhadap kebijakan publik maupun praktik penyelewengan dapat menimbulkan dampak jangka panjang bagi anak muda.
Menurutnya, ketidakpedulian berpotensi melahirkan generasi yang abai terhadap nilai kejujuran dan keterbukaan. Kondisi tersebut dinilai berbahaya karena dapat memperkuat praktik-praktik korupsi di masa depan.
Ia menjelaskan, korupsi tidak hanya merugikan negara, tetapi juga generasi muda dan generasi mendatang. Dampaknya terasa pada terhambatnya pembangunan, menurunnya kualitas pelayanan publik, hingga melemahnya kepercayaan masyarakat terhadap institusi pemerintahan.
Lebih lanjut, ia mengajak anak muda untuk berani bersuara ketika menemukan indikasi ketidaktransparanan di lingkungan sekitar. Partisipasi aktif, baik di sekolah, kampus, maupun masyarakat, dinilai menjadi langkah awal dalam mencegah praktik korupsi.
“Partisipasi publik, terutama generasi muda, sangat penting. Jika hanya segelintir orang yang bersuara, upaya mendorong transparansi tidak akan cukup kuat” ujarnya Kamis 19 Februari 2026
Ia menambahkan, keberanian menyuarakan kebenaran dapat dimulai dari hal kecil, seperti kepedulian terhadap penggunaan anggaran di lingkungan pendidikan maupun desa. Sikap kritis dan peduli, katanya, merupakan bagian dari tanggung jawab moral generasi muda.
Dengan keterlibatan aktif anak muda, budaya transparansi diharapkan dapat tumbuh lebih kuat sekaligus menjadi benteng dalam menekan praktik korupsi di berbagai sektor.