Dinkes Papua Selatan Dorong Pemerataan Layanan Kesehatan
- 14 Agt 2026 11:55 WIB
- Merauke
RRI.CO.ID,Merauke : Sugino, SKM., M.Kes Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Papua Selatan mengatakan, pemerataan tenaga kesehatan di Papua Selatan masih menjadi pekerjaan rumah yang membutuhkan proses dan upaya berkelanjutan.
Menurutnya, distribusi tenaga kesehatan mulai menunjukkan perkembangan, namun belum dapat dikatakan sepenuhnya selesai. Pemerintah masih terus melakukan berbagai strategi untuk memastikan pelayanan kesehatan menjangkau masyarakat di wilayah terpencil.
Salah satu strategi yang dilakukan adalah pelayanan kesehatan bergerak. Melalui program tersebut, masyarakat tidak hanya menunggu pelayanan di Puskesmas, tetapi tenaga kesehatan juga mendatangi langsung wilayah yang sulit mengakses fasilitas kesehatan.
| Baca juga: Puskesmas Siapkan Konselor ASI Papua Selatan |
Pemerintah Provinsi Papua Selatan juga memberikan dukungan melalui penambahan tenaga dan sarana kesehatan. Penentuan wilayah sasaran dilakukan melalui koordinasi bersama pemerintah kabupaten berdasarkan daerah yang belum mampu dijangkau dengan pembiayaan kabupaten.
“Kita koordinasi dengan kabupaten, kira-kira wilayah mana yang memang belum bisa dijangkau dengan anggaran kabupaten, itu yang kita masuk di situ.”ujar sugino saat dialog di rri merauke.jumat 14 agustus 2026.
Pelayanan kesehatan bergerak juga diarahkan untuk mendukung indikator kinerja utama bidang kesehatan, terutama penurunan angka kematian ibu dan angka kematian bayi. Dalam pelaksanaannya, tenaga kesehatan yang dibawa ke wilayah sasaran disesuaikan dengan kebutuhan masyarakat. Di antaranya dokter spesialis kandungan dan dokter spesialis anak, serta tenaga kesehatan lainnya sesuai permintaan pemerintah kabupaten.
| Baca juga: ASI Eksklusif Sehatkan Ibu dan Bayi |
Sugino mengatakan, selain persoalan tenaga kesehatan, ketersediaan sarana dan prasarana juga menjadi tantangan dalam pemerataan pelayanan kesehatan di papua selatan. Secara ideal, setiap distrik diharapkan memiliki minimal satu Puskesmas. Namun, kondisi geografis dan pola persebaran penduduk di Papua Selatan membuat pemenuhan fasilitas tersebut tidak mudah.
Jarak antara distrik dan kampung yang cukup jauh menjadi salah satu kendala. Persebaran penduduk yang tidak terkonsentrasi pada satu wilayah juga membutuhkan pendekatan pelayanan yang disesuaikan dengan kondisi geografis setempat.
Saat ini masih terdapat sejumlah distrik yang belum memiliki Puskesmas. Kondisi tersebut menjadi salah satu pekerjaan rumah pemerintah dalam memperluas akses pelayanan kesehatan dasar.
| Baca juga: Stunting Papua Selatan Terus Menurun |
Sugino menyebutkan, terdapat sekitar enam distrik di papua selatan yang hingga kini belum memiliki Puskesmas. Di kabupaten merauke, masih terdapat dua distrik yang belum memiliki fasilitas Puskesmas.
Sementara di kabupaten asmat, terdapat empat distrik yang hingga kini juga belum memiliki Puskesmas. Kondisi tersebut menjadi perhatian pemerintah dalam perencanaan pembangunan fasilitas kesehatan.
Pemerintah provinsi papua selatan terus berkoordinasi dengan pemerintah kabupaten untuk mencari solusi terhadap keterbatasan fasilitas kesehatan. Upaya tersebut dilakukan agar masyarakat di wilayah terpencil tetap memperoleh akses pelayanan kesehatan yang layak.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....