Dinkes Perkuat Pemenuhan Tenaga Kesehatan

  • 14 Agt 2026 11:55 WIB
  •  Merauke

RRI.CO.ID,Merauke :Sugino, SKM., M.Kes Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Papua Selatan mengatakan, pemenuhan tenaga kesehatan masih menjadi tantangan dalam meningkatkan kualitas pelayanan di wilayah Papua Selatan.

Menurutnya, dari sisi dokter spesialis, sebagian besar rumah sakit di Papua Selatan telah memenuhi standar dasar Kementerian Kesehatan. Namun, masih terdapat satu rumah sakit yang kekurangan satu dokter spesialis.

Kondisi serupa juga terjadi pada fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama. Dari 85 Puskesmas yang ada di Papua Selatan, baru delapan Puskesmas yang memenuhi sembilan jenis tenaga kesehatan sesuai standar Kementerian Kesehatan.

“Dari 85 puskesmas yang ada di papua selatan, itu baru ada delapan puskesmas yang sembilan jenis ketenagaannya atau sesuai standar kementerian itu baru tercukupi.”ujar Sugino saat dialog di rri merauke . jumat 14 agustus 2026

Sugino mengatakan, ketidakmerataan distribusi tenaga kesehatan menjadi salah satu kendala utama. Persoalan tersebut tidak hanya berkaitan dengan jumlah tenaga, tetapi juga jenis tenaga kesehatan yang tersedia di setiap wilayah.

Menurutnya, keterbatasan anggaran bukan satu-satunya alasan dalam pemenuhan tenaga kesehatan. Pemerintah tetap melakukan berbagai upaya melalui program pemerintah provinsi, kabupaten, maupun pemerintah pusat.

Salah satu upaya dari pemerintah pusat dilakukan melalui program Nusantara Sehat. Dinas Kesehatan terus berkolaborasi dengan Kementerian Kesehatan untuk mendapatkan tenaga kesehatan bagi lokasi yang masih mengalami kekurangan.

Dalam pengusulan tenaga melalui program tersebut, terdapat sejumlah persyaratan yang harus dipenuhi. Salah satunya adalah ketersediaan sarana tempat tinggal bagi tenaga kesehatan yang akan ditempatkan di daerah tujuan.

Selain itu, pembaruan data tenaga kesehatan melalui sistem daring juga menjadi bagian penting dalam proses pengusulan. Data tersebut harus diperbarui secara berkala agar kebutuhan tenaga kesehatan di setiap wilayah dapat diketahui secara lebih akurat.

Sugino mengakui, pembaruan data secara berkala masih menjadi salah satu kendala yang perlu diperbaiki. Kondisi tersebut menyebabkan data riil kebutuhan tenaga kesehatan belum selalu dapat diperbarui setiap bulan.

Di tingkat provinsi, pemerintah juga memiliki program Hanin Sehat untuk mendukung pemenuhan tenaga kesehatan di wilayah terpencil dan sangat terpencil. Tenaga yang direkrut kemudian didorong untuk bertugas sesuai kebutuhan daerah.

Program tersebut mencakup sembilan jenis tenaga kesehatan, mulai dari dokter Umum, dokter gigi, apoteker, perawat, bidan, tenaga kesehatan lingkungan, tenaga gizi, hingga tenaga kesehatan lainnya sesuai standar.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....