UNICEF Dorong Tokoh Masyarakat Dukung Penanganan ATMK
- 11 Sep 2026 14:10 WIB
- Merauke
RRI.CO.ID, Merauke : UNICEF mendorong keterlibatan tokoh agama, tokoh adat dan pemimpin komunitas dalam mendukung upaya penanganan AIDS, Tuberkulosis (TBC), Malaria dan Kusta (ATMK) di Papua Selatan. Iswahyudi selaku Head Officer Papua UNICEF Wilayah Papua, mengatakan bahwa penanganan empat penyakit tersebut tidak dapat hanya mengandalkan intervensi dari pemerintah dan sektor kesehatan. Dukungan masyarakat juga diperlukan agar berbagai program yang telah dilakukan dapat berjalan lebih efektif dan berdampak pada penurunan kasus.
Menurut Iswahyudi, ATMK masih menjadi persoalan kesehatan yang perlu mendapat perhatian bersama karena dampaknya dapat dirasakan langsung oleh masyarakat, termasuk anak-anak. Oleh karena itu masyarakat perlu memiliki pemahaman yang baik sekaligus berperan dalam mendorong pencegahan, deteksi dini dan pengobatan.
“Kalau misalnya tidak ada support, tidak ada dukungan dari masyarakat, maka apa yang dikerjakan oleh teman-teman itu pada akhirnya tidak akan mampu menurunkan kasusnya..” Ujar Iswahyudi.
Iswahyudi menyebut bahwa kasus malaria, HIV dan TBC tidak sedikit berdampak pada anak-anak, sehingga keterlibatan keluarga dan komunitas menjadi penting dalam memastikan anak mendapatkan pencegahan maupun penanganan yang tepat. Ia menambahkan, upaya penanggulangan penyakit perlu dilakukan secara terintegrasi. Dukungan dari berbagai pihak termasuk mitra pembangunan dan pemerintah daerah dapat memperkuat program kesehatan sehingga penanganan penyakit tidak berjalan secara terpisah.
Pelibatan tokoh masyarakat pun dinilai penting karena mereka memiliki kedekatan dan pengaruh langsung di lingkungan komunitas. Tokoh agama, tokoh adat dan pemimpin komunitas Papua Selatan diharapkan dapat membantu menyampaikan informasi kesehatan, mendorong masyarakat mencari pertolongan ketika mengalami gejala, serta mengurangi stigma terhadap penderita.
Kegiatan sensitisasi ini juga diarahkan untuk mendukung percepatan eliminasi TBC, khususnya TBC anak, dengan pendekatan yang terintegrasi bersama program AIDS, TBC, Malaria dan Kusta. Penguatan pemahaman masyarakat menjadi salah satu bagian penting dalam mendorong deteksi dini dan mengurangi hambatan sosial dalam penanganan penyakit.
Pernyataan tersebut disampaikan Iswahyudi saat penutupan kegiatan “Sensitisasi Program ATMK (AIDS, TBC, Malaria dan Kusta) kepada Tokoh Agama, Tokoh Adat dan Ketua-Ketua Komunitas di Wilayah Papua Selatan” di Careinn Hotel Merauke. Kegiatan yang berlangsung tersebut digelar Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Provinsi Papua Selatan bekerja sama dengan UNICEF.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....