Aksi Tolak Pemanfaatan Tanah untuk PSN

  • 11 Sep 2026 14:13 WIB
  •  Merauke

RRI.CO.ID, Merauke : Sejumlah Masyarakat Suku Uyaga di Distrik Minyamur, Kabupaten Mappi, menyampaikan aspirasi penolakan terhadap rencana pemanfaatan tanah mereka untuk pembangunan kampung nelayan yang berkaitan dengan Program Strategis Nasional (PSN). Masyarakat meminta agar tanah yang menjadi bagian dari wilayah mereka tidak digunakan untuk pembangunan tanpa mempertimbangkan hak dan kepentingan masyarakat adat setempat.

Salmon Pirap Anggota Pokja Agama Majelis Rakyat Papua Selatan (MRPS) mengatakan penolakan terhadap pemanfaatan tanah, masyarakat juga menyampaikan sejumlah kebutuhan yang dinilai penting untuk meningkatkan kesejahteraan. Aspirasi tersebut mencakup dukungan terhadap sektor pendidikan serta penyediaan fasilitas perikanan yang dapat menunjang kehidupan dan perekonomian masyarakat.

“Mereka juga minta program-program yang bersifat produktif untuk membantu kesejahteraan masyarakat, dalam hal ini pendidikan dan fasilitas perikanan, itu juga perlu ditanggapi oleh pemerintah.”ujar Salmon saat menyampaikan aspirasi di kantor MRP Papua Selatan, pada Kamis, 10 September 2026

Salmon Pirap menjelaskan aspirasi masyarakat perlu ditindaklanjuti melalui pembahasan bersama antara MRPS dan lembaga-lembaga terkait. Langkah tersebut dinilai penting agar tuntutan masyarakat dapat dipahami dan ditanggapi secara tepat.

Salmon menyebut, masyarakat pada dasarnya menginginkan adanya perhatian terhadap hak mereka sekaligus program yang memberikan manfaat nyata bagi kehidupan masyarakat. Karena itu, penyelesaian aspirasi tidak hanya berkaitan dengan persoalan pembangunan, tetapi juga pemenuhan kebutuhan dasar dan peningkatan kesejahteraan.

Ia menambahkan, dalam penyampaian aspirasi tersebut Ketua MRPS, Damianus Katayu belum dapat hadir karena sedang berada di Jakarta. Meski demikian, aspirasi masyarakat tetap menjadi bahan yang perlu diperhatikan dan dikoordinasikan dengan pihak terkait.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....