Fajar Baru untuk Negara-Negara Global Selatan

  • 26 Jan 2025 15:03 WIB
  •  Medan

KBRN, Medan: Piagam Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) akan menandai peringatan 80 tahun pada 24 Oktober 2025. Piagam ini pertama kali berlaku dengan 51 negara anggota, kini jumlahnya mencapai 193 negara.

Dari jumlah tersebut, 134 negara termasuk dalam kelompok negara berkembang di bawah bendera Kelompok 77 (G-77). G-77, yang dikenal sebagai bagian dari Global South atau Global Selatan, telah menjadi elemen penting dalam sistem internasional sejak 1964.

Agenda 2030 tentang Pembangunan Berkelanjutan, yang diadopsi pada 2015, menegaskan kembali kepentingan Global Selatan. Agenda ini mencakup 17 Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs) yang menggabungkan dimensi sosial, ekonomi, dan lingkungan secara terpadu.

KTT Masa Depan PBB pada September 2024 menyoroti pentingnya kerja sama internasional yang adil dan konstruktif. Fokus utama multilateralisme dalam KTT ini adalah memperjuangkan prioritas pembangunan Global Selatan.

Namun, implementasi Agenda 2030 masih menghadapi tantangan besar. Keretakan dalam kerja sama internasional, terutama terkait perdamaian, keamanan, dan pembangunan, menjadi hambatan utama. Reformasi Dewan Keamanan PBB (UNSC) juga terus tertunda.

India mengambil inisiatif untuk mendukung Global Selatan selama memimpin G-20 pada 2023. Melalui tiga KTT Voice of the Global South Summit (VOGSS), India memfasilitasi dialog tentang perubahan iklim, teknologi baru, dan pembangunan yang berkelanjutan.

Peringatan 80 tahun Piagam PBB menjadi momen penting untuk mereformasi sistem internasional. Pasal 109 Piagam PBB memberikan mekanisme untuk meninjau dan mengamendemen Piagam melalui Konferensi Umum.

India, yang memimpin koordinasi Global Selatan, berpeluang mendorong inisiatif ini. Melibatkan semua negara secara setara akan memastikan reformasi yang dapat membawa kebangkitan PBB di abad ke-21.

Penulis: Duta Besar (Purn) Asoke Mukerji (Pernah menjadi Wakil Tetap India untuk Perserikatan Bangsa-Bangsa di New York tahun 2013–2015).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....