Petani Beringin Deli Serdang Perluas Tanam Cabai

  • 20 Sep 2026 13:33 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Deli Serdang – Jumlah petani yang menanam cabai merah di Kecamatan Beringin, Kabupaten Deli Serdang terus bertambah. Ketua Gabungan Kelompok Tani (Gapoktan) Mandiri, Sugiarto, mengatakan saat ini terdapat 11 kelompok dalam Gapoktan Mandiri dari sebelumnya lima Gapoktan.

Ia menyebut kini seluruh kelompok telah mulai menanam, sehingga luas tanam cabai semakin bertambah. Peningkatan aktivitas tanam tersebut juga mulai berdampak pada kondisi keuangan kelompok yang semakin baik. Para petani turut menerapkan pengaturan pola tanam untuk membantu pengendalian hama.

“Ini juga berkat Pak Bupati. Kami sekarang rapat dulu sebelum tanam dan menyepakati kapan mulai tanam. Dengan pola tanam yang teratur, pengendalian hama juga lebih mudah dan panen bisa terus-menerus,” katanya kepada Bupati Deli Serdang, Asri Tambunan, usai panen cabai merah bersama di Dusun Kauman, Desa Sidodadi Ramunia, Kecamatan Beringin, Selasa 15 September 2026.

Asri Ludin Tambunan, mengapresiasi peningkatan luas tanam tersebut. Menurutnya, pemerintah akan terus mendukung kebutuhan petani, mulai dari alat mesin pertanian hingga pengaturan yang dibutuhkan untuk meningkatkan hasil produksi.

“Pemerintah pada prinsipnya pasti mendukung kebutuhan petani untuk memaksimalkan hasil, menjaga stabilitas komoditas, sekaligus menjaga penyangga pangan. Kondisi ini menjadi bagian dari upaya bersama Pemerintah Kabupaten Deli Serdang dan petani dalam menjaga ketersediaan pasokan serta membantu stabilisasi harga cabai," ujarnya.

Di sisi lain, untuk merespons tingginya harga cabai saat ini, Pemkab Deli Serdang melakukan intervensi melalui Toko Pengendali dan Pantau Inflasi (TOPPIS) yang tersebar di enam titik pasar tradisional. Operasi pasar murah juga dilakukan untuk membantu menstabilkan harga di tingkat masyarakat.

Petani lokal juga dilibatkan dalam memasok cabai ke TOPPIS yang disiapkan pemerintah. Dengan demikian, intervensi harga sekaligus menjadi ruang bagi petani untuk memperluas akses pasar.

“Pembelian cabai di TOPPIS dibatasi maksimal satu kilogram per keluarga, agar manfaat intervensi dapat dirasakan masyarakat secara lebih luas,” ucapnya.

Selain itu, Pemkab Deli Serdang akan memperkuat kerja sama antardaerah. Hal ini untuk menjaga ketersediaan pasokan dan stabilitas harga cabai.

Sementara, Wakil Bupati Deli Serdang, Lom Lom Suwondo mengatakan peningkatan produksi juga harus diikuti dengan peningkatan kesejahteraan petani. Karena itu, pemerintah akan melihat perkembangan ekonomi petani melalui sejumlah indikator, termasuk tingkat tabungan, penggunaan QRIS, dan aktivitas perbankan lainnya.

“Intinya, tingkat ekonomi masyarakat dan petani akan kita ukur. Salah satu indikatornya adalah peningkatan tabungan, penggunaan QRIS, serta instrumen-instrumen lain yang berkaitan dengan perbankan,” kata Lom Lom.

Perluasan tanam oleh petani, dukungan pemerintah, intervensi pasar, dan kerja sama antardaerah diharapkannya dapat berjalan bersama untuk menjaga keseimbangan antara kesejahteraan petani dan keterjangkauan harga bagi masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....