Pemkab Karo Perpanjang Status Darurat Erupsi Sinabung

  • 31 Agt 2026 19:43 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan - Pemerintah Kabupaten Karo memperpanjang status keadaan darurat bencana erupsi Gunung Sinabung hingga 5 Oktober 2026. Perpanjangan ini ditetapkan melalui Keputusan Bupati Karo Nomor 361/559/BPBD/2026.

Keputusan tersebut menetapkan status Sinabung dalam masa transisi darurat ke pemulihan untuk wilayah desa-desa yang sudah direlokasi serta kawasan rawan di sekitar Gunung Sinabung.

Status transisi darurat ke pemulihan berlaku mulai 8 Juli hingga 5 Oktober 2026. Kebijakan ini dapat diperpanjang maupun diperpendek sesuai kebutuhan penanganan bencana di lapangan.

Dalam keputusan tersebut, masyarakat dilarang melakukan aktivitas di desa-desa yang sudah direlokasi, termasuk kawasan dalam radius dua kilometer dari puncak Gunung Sinabung serta radius tiga koma lima kilometer pada sektor selatan-timur.

Pemerintah Kabupaten Karo juga meminta masyarakat yang tinggal di sekitar sungai-sungai berhulu di Gunung Sinabung untuk tetap mewaspadai potensi bahaya lahar.

Selain itu, pemerintah meminta proses relokasi dilakukan terhadap masyarakat yang masih berada di sejumlah wilayah yang masuk kawasan rawan bencana atau berada pada jarak yang ditentukan dalam keputusan tersebut.

Sekretaris BPBD Kabupaten Karo, Gelora Sembiring, mengatakan penanganan di lapangan terus dilakukan bersama instansi terkait, termasuk Dinas Kesehatan, Puskesmas dan pihak kecamatan.

“Status siaga ya Pak, dari waspada menjadi siaga. Nah, sementara yang dilakukan oleh pihak BPBD dengan pihak-pihak terkait seperti Dinas Kesehatan, Puskesmas, dan pihak kecamatan adalah membagi-bagikan masker kepada warga,” kata Gelora, Senin, 31 Agustus 2026.

Selain pembagian masker, BPBD Karo juga telah menyiapkan mobil untuk melakukan penyiraman di kawasan yang terdampak debu. Namun, penyiraman belum dilakukan karena aktivitas erupsi masih berlangsung.

Menurut Gelora, penyiraman akan dilakukan ketika aktivitas erupsi mengalami jeda. Mobil-mobil yang disiapkan saat ini dalam kondisi siaga dan siap digunakan.

“Mobil-mobil kita yang kita siapkan untuk penyiraman itu sudah standby semua. Begitu nanti erupsinya jeda, itu langsung kita siram,” ujarnya.

Gelora mengimbau masyarakat tidak panik dan tetap waspada terhadap perkembangan aktivitas Gunung Sinabung.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....