Prakiraan Cuaca Sumatera Utara Seminggu ke Depan Berpotensi Hujan Lebat
- 31 Agt 2026 15:12 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan - Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I memprakirakan sejumlah wilayah di Sumatera Utara masih berpotensi mengalami hujan dengan intensitas sedang hingga sangat lebat pada periode 31 Agustus hingga 5 September 2026. Kondisi tersebut berpotensi disertai petir dan angin kencang berdurasi singkat, terutama pada sore hingga malam hari.
Prakirawan Cuaca BBMKG Wilayah I, Putri Diana, mengatakan kondisi tersebut dipengaruhi sejumlah faktor atmosfer, di antaranya konvergensi massa udara akibat belokan angin di Samudra Hindia sebelah barat Sumatera, aktivitas gelombang atmosfer, anomali suhu muka laut yang cukup hangat, serta indeks labilitas udara yang sangat labil.
"Faktor-faktor tersebut mendukung pertumbuhan awan konvektif di wilayah Sumatera Utara," ujar Putri kepada RRI, Senin, 31 September 2026.
Selain itu, penguatan monsun Australia mengurangi penutupan awan pada pagi hingga siang hari. Kondisi tersebut menyebabkan peningkatan suhu udara dan pemanasan permukaan yang optimal sehingga dapat meningkatkan aktivitas awan konvektif.
Menurutnya, sejumlah wilayah yang berpotensi mengalami hujan sedang hingga lebat meliputi Kabupaten Langkat, Deli Serdang, Asahan, Batu Bara, Labuhanbatu, Labuhanbatu Utara, Labuhanbatu Selatan, Pakpak Bharat, Dairi, Karo, Humbang Hasundutan, Simalungun, Toba, Samosir, Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, Tapanuli Utara, Mandailing Natal, Nias, Nias Selatan, Nias Utara, dan Nias Barat, Kota Binjai, Medan, Tebing Tinggi, Pematangsiantar, Padangsidimpuan, Sibolga, dan Gunungsitoli.
Putri menjelaskan, kondisi cuaca di Sumatera Utara turut dipengaruhi fenomena atmosfer seperti Madden-Julian Oscillation (MJO), gelombang Rossby dan Kelvin, serta pola arus udara berupa belokan angin dan konvergensi.
Kondisi lainnya seperti suhu muka laut yang menghangat, kelembapan udara yang tinggi, serta topografi Sumatera Utara yang beragam juga memengaruhi proses pertumbuhan awan konvektif.
Sementara itu, suhu udara di Sumatera Utara diprakirakan berada pada kisaran 14 hingga 33 derajat Celsius. Suhu lebih rendah umumnya terjadi di wilayah dataran tinggi, sedangkan wilayah perkotaan dapat mencapai 33 derajat Celsius.
93 Titik Panas Terdeteksi
Selain potensi hujan, BBMKG Wilayah I juga memantau kemunculan titik panas atau hotspot di sejumlah wilayah Sumatera Utara.
Berdasarkan pengamatan terakhir pada 30 Agustus 2026, terpantau sebanyak 93 titik panas yang tersebar di Kabupaten Dairi, Deli Serdang, Humbang Hasundutan, Karo, Mandailing Natal, Padang Lawas, Padang Lawas Utara, Pakpak Bharat, Samosir, Simalungun, Tapanuli Selatan, Tapanuli Tengah, dan Tapanuli Utara.
BBMKG mengimbau masyarakat tetap waspada terhadap potensi perubahan cuaca dan melakukan langkah antisipasi agar aktivitas sehari-hari tetap aman. Masyarakat juga diminta merujuk informasi cuaca dari kanal resmi BMKG dan tidak mudah mempercayai informasi dari sumber yang tidak resmi.
Selain itu, pemerintah daerah diimbau berkoordinasi dengan BPBD, TNI, dan Polri setempat serta terus mengikuti informasi cuaca yang disampaikan BBMKG Wilayah I.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....