Bank Indonesia Sumut Perkuat Sirkulasi Uang Logam lewat ULOS PATEN
- 19 Agt 2026 16:53 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan - Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Sumatera Utara (Sumut) memperkuat sirkulasi uang logam melalui program ULOS PATEN (Uang Logam Sumatera Utara Pilah, Hitung, dan Edarkan). Program tersebut ditujukan untuk menjaga ketersediaan Rupiah layak edar sekaligus mempertemukan kebutuhan dan ketersediaan uang logam.
Deputi Kepala Divisi Pengelolaan Uang Rupiah, Hendra Wangsa, mengatakan BI berperan menjaga kelancaran dan stabilitas sistem pembayaran. Upaya tersebut dilakukan dengan memastikan ketersediaan uang Rupiah layak edar melalui kerja sama dengan perbankan.
“ULOS PATEN menjadi inovasi untuk mengoptimalkan resirkulasi uang logam melalui proses pilah, hitung, dan edarkan,” ujar Hendra, Selasa 11 Agustus 2026. Program tersebut juga mendukung edukasi Cinta, Bangga, dan Paham (CBP) Rupiah kepada masyarakat.
ULOS PATEN diterapkan melalui satuan pendidikan pada jenjang sekolah dasar, sekolah menengah pertama, dan sekolah menengah atas. Program tersebut diharapkan membangun pemahaman generasi muda mengenai pentingnya menggunakan dan merawat Rupiah.
Program ULOS PATEN juga diperkenalkan kepada masyarakat melalui kegiatan Car Free Day di Lapangan Merdeka, Medan, Minggu 9 Agustus 2026. Masyarakat dapat berpartisipasi dengan menyumbangkan uang logam minimal Rp10 ribu dan memperoleh hadiah menarik.
Uang logam yang terkumpul dari kegiatan tersebut akan disalurkan kepada Masjid Baitul Ikhsan sebagai bagian dari pemanfaatan kembali uang logam. Kegiatan tersebut mengusung semangat bahwa uang logam dengan nominal kecil tetap memiliki manfaat bagi masyarakat.
Ke depan, BI Sumut akan mengembangkan ULOS PATEN melalui kanal koordinasi berbasis web untuk memantau ketersediaan dan kebutuhan uang logam. Cakupan pengumpulan juga akan diperluas melalui tempat ibadah, koperasi, serta berbagai mitra potensial lainnya.
Hendra mengatakan keterlibatan perbankan juga akan diperkuat untuk membantu penyerapan uang logam apabila terjadi kelebihan ketersediaan. Langkah tersebut diharapkan membuat sirkulasi uang logam di Sumut semakin efektif, efisien, dan berkelanjutan.
“Melalui ULOS PATEN, kami terus mendorong ekosistem sirkulasi uang logam yang efektif sekaligus memperkuat kesadaran masyarakat terhadap Rupiah,” kata Hendra. Program tersebut menjadi bagian dari upaya BI memperkuat pemahaman masyarakat mengenai CBP Rupiah.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....