BBMKG Medan: Gempa Daratan M 6,4 di Simalungun Dirasakan di Medan dan Deli Serdang

  • 15 Agt 2026 21:37 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID - Medan - Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Medan menyatakan gempa bumi dengan magnitudo 6,4 pada kedalaman 164 km, di Wilayah Simalungun, Sumatera Utara pada Sabtu, 15 Agustus 2026 tidak berpotensi tsunami.

Dari hasil analisis BMKG menunjukkan gempa ini memiliki parameter updated dengan magnitudo 6,4 pada kedalaman 164 km.

Episenter gempa bumi terletak pada koordinat 2,91 Lintang Utara, 98,93 Bujur Timur, atau tepatnya berlokasi di darat, 11 km tenggara Simalungun, Sumatera Utara, dari hasil pemodelan tsunami, gempa tersebut tidak berpotensi tsunami.

Hal itu dikatakan Kepala Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) Wilayah I Medan, Hendro Nugroho, kepada rri.co.id, Sabtu 15 Agustus 2026, malam.

Hendro menyampaikan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenter gempa, gempa termasuk gempa menengah akibat aktivitas subduksi lempeng, bukan gempa sesar darat, tetapi akibat subduksi lempeng.

Hendro juga menjelaskan berdasarkan estimasi tingkat guncangan gempa (Shakemap), gempa bumi ini dirasakan dengan intensitas:V MMI getaran dirasakan hampir semua penduduk, di Kota Tebing Tinggi, Kota Kabanjahe, Kota Lima Puluh.

IV MMI dirasakan di Raya Simalungun, Panombeian Panei, Simalungun Kota, Pematangsiantar, Kota Pangururan dan III MMI dirasakan di Medan dan Deli Serdang.

“Nah, hingga pukul 18.16 Wib, tadi saya pantau, monitor itu, belum menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan atau aftershock, dan karena ini gempa dalam ya, gempa subduksi, itu biasanya kalau sampai saat ini belum menunjukkan gejala gempa susulan, itu biasanya gempa susulan itu tidak akan terjadi, atau pun jika terjadi itu pasti lebih kecil, dari gempa yang pertama,” ucap Hendro.

Hendro Nugroho mengimbau kepada kepada masyarakat untuk tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya, kemudian menghindari bangunan yang retak atau rusak akibat oleh gempa bumi serta jangan percaya hoaks, cari informasi lebih detail ke BMKG Wilayah Sumatera Utara atau akses info BMKG.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....