Pasar Murah Pemko Tanjungbalai, Jaga Stok dan Stabilitas Harga
- 12 Jul 2026 10:52 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Tanjungbalai - Dalam rangka menjaga stabilitas pasokan pangan dan mengendalikan harga kebutuhan pokok, Pemerintah Kota Tanjungbalai melalui Dinas Perikanan, Pertanian dan Pangan (PPP) menggelar Gerakan Pasar Murah (GPM). Kegiatan dilaksanakan di seluruh kelurahan yang tersebar di enam kecamatan di Kota Tanjungbalai.
Wakil Wali Kota Tanjungbalai, Muhammad Fadly Abdina, saat meninjau pelaksanaan GPM di Kelurahan Sijambi, Kecamatan Datuk Bandar Jumat 10 Juli 2026, kegiatan tersebut dilaksanakan setiap hari secara bergilir di enam kecamatan. Kegiatan GPM sebagai upaya membantu masyarakat memperoleh kebutuhan pangan dengan harga terjangkau.
"Menindaklanjuti informasi yang berkembang terkait langkanya beras dan tingginya harga di pasaran, kami dari Pemerintah Kota Tanjungbalai beberapa waktu lalu telah melakukan monitoring ke Gudang Bulog untuk memastikan stok dan harga beras tetap aman bagi masyarakat Tanjungbalai," ujar Fadly.
Ia menjelaskan, Gerakan Pasar Murah akan berlangsung hingga dua pekan kedepan di seluruh kelurahan di Kota Tanjungbalai. Program ini diharapkan mampu menjaga stabilitas harga sekaligus meringankan beban ekonomi masyarakat.
"Di sisi lain, kami juga melakukan evaluasi terhadap mitra Rumah Pangan Kita (RPK) Bulog yang ada di Kota Tanjungbalai, sehingga distribusi beras dari Bulog ke Tanjungbalai dapat berjalan lebih baik," katanya.
Dalam pelaksanaan GPM, pemerintah menyediakan dua komoditas utama, yakni beras SPHP kemasan 5 kilogram dengan harga Rp58.000 per kemasan dan telur ayam seharga Rp48.000 per papan.
"Tentunya dengan harga yang lebih rendah dibandingkan harga di pasaran, diharapkan dapat membantu masyarakat dalam memenuhi kebutuhan pangan sehari-hari," kata Fadly.
Salah seorang warga, Nisa, mengaku sangat terbantu dengan adanya Gerakan Pasar Murah tersebut. Menurutnya, harga beras yang dijual jauh lebih murah dibandingkan harga di pasar.
"Sangat membantu sekali GPM ini, karena kalau di pasar harga beras lima kilogram mencapai Rp 63 ribu, sementara di sini hanya Rp 58 ribu. Kami berharap kegiatan seperti ini bisa dilaksanakan setiap minggu agar semakin membantu masyarakat," ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Perikanan, Pertanian dan Pangan Kota Tanjungbalai, Muslim, mengatakan setiap pelaksanaan Gerakan Pasar Murah pihaknya menyediakan sekitar dua ton beras SPHP dan 100 papan telur.
"Tingginya antusiasme masyarakat membuat stok yang disiapkan sering kali tidak mencukupi, sehingga kami harus menambah pasokan agar kebutuhan masyarakat tetap dapat terpenuhi." kata Muslim.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....