Ribuan Warga Empat Desa di Bandar Pulau Datangi Kantor Bupati, Minta Perbaikan Jala

  • 09 Jul 2026 20:58 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Asahan - Ribuan warga dari empat desa di Kecamatan Bandar Pulau, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, masih menantikan realisasi perbaikan jalan. Perbaikan jalan ini sesuai dengan penyampaian aspirasi warga pada aksi yang sebelumnya berlangsung di Kantor Bupati Asahan, Senin, 6 Juli 2026 lalu.

"Massa juga menegaskan akan kembali menggelar aksi dengan jumlah yang lebih besar apabila janji tersebut tidak terealisasi," ucap Sekretaris Koordinator Lapangan aksi, Hendrik Marpaung, Kamis, 9 Juli 2026.

Sebelumnya, aksi yang menuntut perbaikan infrastruktur jalan itu sempat diwarnai bentrokan antara massa dengan petugas keamanan saat peserta aksi berupaya memasuki ruang Kantor Bupati.

Sebelum memasuki area kantor, massa sempat memblokir Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) di depan Kantor Bupati Asahan. Aksi tersebut menyebabkan arus lalu lintas mengalami kemacetan selama hampir satu jam.

Ketegangan terjadi ketika massa berusaha menerobos masuk ke dalam kantor untuk menyampaikan tuntutan secara langsung. Aksi saling dorong antara demonstran dan petugas keamanan pun tidak terhindarkan hingga berujung saling pukul.

Hendrik Marpaung, mengatakan unjuk rasa dilakukan sebagai bentuk kekecewaan masyarakat terhadap kondisi jalan di empat desa yang telah lama rusak parah dan sulit dilalui kendaraan.

"Demo ini diikuti masyarakat dari empat desa di Kecamatan Bandar Pulau. Kami meminta pemerintah segera memperbaiki infrastruktur jalan dan menjadikannya sebagai prioritas karena jalan penghubung antar desa sudah rusak parah," ujar Hendrik.

Empat desa yang menjadi fokus tuntutan tersebut yakni Desa Padang Pulau, Desa Gajah Sakti, Desa Gunung Berkat, dan Desa Pargambiran.

Hendrik juga menyampaikan bahwa Kecamatan Bandar Pulau memiliki nilai sejarah sebagai lokasi pengibaran Bendera Merah Putih pertama di Kabupaten Asahan pada 18 Agustus 1945. Namun, menurutnya, selama bertahun-tahun wilayah tersebut belum mendapatkan perhatian serius dalam pembangunan infrastruktur.

"Sudah bertahun-tahun jalan kami tidak pernah mendapat perbaikan. Kami berharap pemerintah memprioritaskan pembangunan jalan di wilayah kami pada tahun ini," katanya.

Menanggapi tuntutan warga, Bupati Asahan, Taufik Zainal Abidin Siregar, memastikan pembangunan jalan penghubung empat desa di Kecamatan Bandar Pulau akan direalisasikan pada 2026.

"Tahun ini jalan penghubung antar desa di Kecamatan Bandar Pulau menjadi prioritas. Seluruhnya sudah dimasukkan ke dalam berita acara dan akan segera diperbaiki. Kami meminta masyarakat bersabar karena prosesnya sedang berjalan," ujar Taufik.

Usai aksi, perwakilan pemerintah dan massa demonstran melakukan kesepakatan yang dituangkan dalam berita acara dan ditandatangani langsung oleh Bupati Asahan. Dalam kesepakatan tersebut, pemerintah berkomitmen merealisasikan perbaikan jalan pada tahun ini.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....