Wakil Wali kota Tanjungbalai Ajak Masyarakat Lakukan Tiga Hijrah Besar
- 16 Jun 2026 12:12 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Tanjungbalai - Wakil Wali Kota Tanjungbalai, Fadly Abdina, menyambut para peserta Pawai 1 Muharram 1448 Hijriah, di Alun-Alun Sultan Abdul Jalil Rahmadsyah, Kota Tanjungbalai, Selasa 16 Juni 2026. Pawai diikuti oleh pelajar tingkat SMP/MTs dan SMA/MA se-Kota Tanjungbalai, serta perwakilan dari berbagai organisasi perangkat daerah (OPD) di lingkungan Pemerintah Kota Tanjungbalai.
Fadly Abdina mengatakan Tahun Baru Islam bukan sekadar pergantian lembaran kalender Pergantian tahun ini menjadi momentum yang mengandung pesan spiritual mendalam tentang makna hijrah.
“Tahun Baru Islam mengajarkan kepada manusia tentang perjalanan hijrah, tentang keberanian meninggalkan kebiasaan buruk menuju kehidupan yang lebih baik. Tentang semangat membangun peradaban, dan tentang pentingnya persatuan umat,” ujarnya.
| Baca juga: Persami KKRI Tanjungbalai Resmi Dibuka |
Fadly menjelaskan, hijrah yang dilakukan Rasulullah SAW dari Makkah ke Madinah, memberikan pelajaran berharga bagi umat Islam. Menurutnya, hal pertama yang dibangun Rasulullah bukanlah kekuatan ekonomi maupun politik, melainkan persaudaraan, akhlak, dan keimanan.
“Ketika Rasulullah SAW berhijrah dari Makkah ke Madinah, yang beliau bangun pertama kali bukanlah kekuatan ekonomi maupun politik, melainkan persaudaraan, akhlak, dan keimanan. Dari fondasi itulah lahir masyarakat yang kuat, adil, dan berkemajuan,” katanya.
Ia juga menyampaikan Kota Tanjungbalai saat ini terus bergerak dan berbenah melalui berbagai program pembangunan, peningkatan pelayanan publik, penguatan ekonomi masyarakat, pembinaan generasi muda. Serta pembangunan kehidupan keagamaan guna mewujudkan Tanjungbalai Elok, Maju, Agamais, dan Sejahtera (EMAS).
Pada momentum Tahun Baru Islam 1448 Hijriah ini, Fadly mengajak seluruh masyarakat untuk melakukan tiga hijrah besar, yakni hijrah spiritual, hijrah sosial, dan hijrah pembangunan. Menurutnya, hijrah spiritual dilakukan dengan meningkatkan kualitas ibadah, memperbanyak zikir, membaca Al-Qur'an, memakmurkan masjid, serta mendidik keluarga dengan nilai-nilai agama.
Sementara hijrah sosial diwujudkan dengan menumbuhkan kepedulian terhadap sesama, mempererat silaturahmi, memperkuat semangat gotong royong, serta menjauhi segala bentuk perpecahan yang dapat merusak persatuan umat. Sedangkan hijrah pembangunan, lanjutnya, adalah mengajak seluruh elemen masyarakat untuk berkontribusi sesuai kapasitas masing-masing demi kemajuan Kota Tanjungbalai.
“Pemerintah Kota Tanjungbalai tidak dapat bekerja sendiri tanpa dukungan ulama, tokoh masyarakat, dunia usaha, generasi muda, dan seluruh elemen masyarakat,” ucapnya.
| Baca juga: Tiang LPJU Bukan untuk Kepentingan Pribadi |
Fadly juga menyoroti berbagai tantangan yang dihadapi generasi muda saat ini. Seperti pengaruh teknologi yang tidak terkendali, pergaulan bebas, penyalahgunaan narkoba, judi online, dan berbagai bentuk penyimpangan sosial lainnya.
“Jika generasi muda kita kuat iman, kuat ilmu, dan kuat karakter, maka Insyaallah masa depan Kota Tanjungbalai akan semakin lebih baik kedepannya,” katanya.
Mengakhiri sambutannya, Fadly mengajak seluruh masyarakat menjadikan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah sebagai momentum memperkuat keimanan, mempererat persaudaraan, serta mempercepat kemajuan daerah menuju Tanjungbalai yang lebih maju dan sejahtera.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....