Antisipasi Banjir, Tim SDA PUTR Tanjungbalai Normalisasi Sungai Sijambi

  • 07 Jun 2026 19:45 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Tanjungbalai - Tim Sumber Daya Air (SDA) Dinas Pekerjaan Umum dan Tata ruang (PUTR) Tanjungbalai melakukan normalisasi Sungai Sijambi di kawasan Titi Popay, Kecamatan Datuk Bandar, Kota Tanjungbalai, Jumat 5 Juni 2026. Normalisasi ini sebagai upaya mengantisipasi terjadinya genangan dan banjir di wilayah sekitar saat intensitas hujan tinggi.

Normalisasi yang dilakukan meliputi pengerukan sedimen, pembersihan aliran sungai, pelebaran badan sungai, serta pendalaman sungai guna mengembalikan fungsi optimal aliran air. Langkah tersebut bertujuan memperlancar arus sungai, sehingga mampu menampung debit air yang lebih besar ketika curah hujan meningkat.

Proses pengerjaan dilakukan dengan menggunakan alat berat untuk mengangkat endapan lumpur dan material yang selama ini menghambat kelancaran aliran air. Selain itu, pembersihan sampah dan tumbuhan liar di sepanjang aliran sungai juga menjadi fokus dalam kegiatan tersebut.

Kepala Dinas PUTR Kota Tanjungbalai, Teti Julianti, mengatakan normalisasi sungai merupakan salah satu program rutin yang terus dilakukan pemerintah daerah dalam menjaga fungsi drainase dan aliran sungai agar tetap optimal. Normalisasi Sungai Sijambi di kawasan Titi Popay ini dilakukan untuk mengembalikan kapasitas sungai yang selama ini berkurang akibat sedimentasi.

"Dengan pengerukan, pelebaran, dan pendalaman sungai, diharapkan aliran air menjadi lebih lancar. Sehingga dapat meminimalisir risiko genangan maupun banjir saat curah hujan tinggi," ujarnya.

Teti juga mengimbau masyarakat untuk turut menjaga kebersihan sungai. Masyarakat diminta tidak membuang sampah sembarangan ke aliran sungai maupun saluran drainase.

Menurutnya, keberhasilan upaya pengendalian banjir tidak hanya bergantung pada pemerintah. Tetapi juga membutuhkan dukungan dan kesadaran masyarakat dalam menjaga lingkungan.

Pemerintah Kota Tanjungbalai melalui Dinas PUTR berkomitmen untuk terus melakukan pemeliharaan dan normalisasi sungai di sejumlah titik yang dinilai rawan mengalami pendangkalan maupun penyumbatan aliran air. Hal ini guna menciptakan lingkungan yang lebih aman dan nyaman bagi masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....