Pemprov Sumut Komitmen Perkuat Anggaran 2027 untuk Infrastruktur
- 07 Jul 2026 19:26 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Binjai – Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumatera Utara (Sumut) berkomitmen memperkuat alokasi anggaran pembangunan infrastruktur pada tahun anggaran 2027. Hal ini guna menjawab berbagai kebutuhan masyarakat, terutama penanganan jalan provinsi dan infrastruktur pendukung lainnya.
Komitmen tersebut mengemuka dalam kegiatan Reses Tahun Sidang II 2025–2026 DPRD Sumut Daerah Pemilihan (Dapil) XII Binjai-Langkat, di Kantor Wali Kota Binjai, Jalan Sudirman Kota Binjai, Selasa 7 Juli 2026.
Kehadiran tim reses bersama tim OPD Pemprov Sumut tersebut menjadi bagian dari upaya menyerap aspirasi masyarakat, sebagai bahan perencanaan pembangunan dan penyusunan anggaran tahun 2027.
| Baca juga: Tiorita Surbakti Jadi Plt Bupati Langkat |
Anggota DPRD Sumut Fatimah mengatakan, meski alokasi pokok-pokok pikiran (Pokir) DPRD pada tahun anggaran 2025 dan 2026 mengalami keterbatasan akibat kebijakan efisiensi anggaran, berbagai aspirasi masyarakat tetap menjadi perhatian bersama antara DPRD dan Pemprov Sumut.
Menurutnya, hasil reses di Kota Binjai mencatat empat isu utama yang menjadi kebutuhan masyarakat. Yakni penyediaan lapangan pekerjaan, penanganan banjir, peningkatan infrastruktur jalan, serta jaminan kesehatan.
"Kami berharap pada tahun 2027 anggaran kita tidak lagi mengalami efisiensi ketat, sehingga porsi untuk pembangunan Kota Binjai, bantuan rumah ibadah, dan sekolah keagamaan dapat dialokasikan lebih maksimal," ujar Fatimah.
Selain menyampaikan aspirasi pembangunan, Fatimah juga mengapresiasi capaian Pemerintah Kota Binjai dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Berdasarkan hasil evaluasi DPRD Sumut, angka kemiskinan di Kota Binjai menunjukkan tren penurunan sepanjang tahun 2025 hingga 2026.
"Kami patut memberikan apresiasi kepada Pak wali kota dan jajaran. Di saat banyak daerah mengalami stagnasi, angka kemiskinan di Kota Binjai justru menunjukkan tren yang terus menurun pada tahun 2025 dan 2026. Ini bukti bahwa program penanggulangan kemiskinan berjalan efektif di lapangan," ucapnya.
Menanggapi aspirasi Pemerintah Kota Binjai terkait kerusakan sejumlah ruas jalan provinsi, termasuk Jalan Pajak Bawah, Tim Reses DPRD Sumut menyatakan siap mengawal usulan tersebut agar menjadi prioritas dalam pembahasan anggaran bersama Pemprov Sumut.
Sementara itu, Wali Kota Binjai Amir Hamzah menyampaikan apresiasi atas perhatian Pemprov Sumut dan DPRD Sumut terhadap pembangunan di Kota Binjai. Menurutnya, Binjai memiliki posisi strategis sebagai salah satu kota penyangga utama Kota Medan.
"Kota Binjai memiliki peran penting dalam mendukung pertumbuhan kawasan di Sumatera Utara. Dengan luas wilayah 90,23 kilometer persegi yang didominasi dataran, serta berbatasan langsung dengan Kabupaten Langkat dan Deli Serdang. Binjai terus berupaya menghadirkan pembangunan yang bermanfaat bagi masyarakat," ujar Amir Hamzah.
Amir menjelaskan, Kota Binjai yang dihuni sekitar 330 ribu jiwa dengan keberagaman 19 etnis saat ini terus menjalankan sejumlah program prioritas. Di antaranya penanganan kawasan rawan banjir melalui penataan dan evakuasi berkala, percepatan perbaikan ruas jalan provinsi melalui koordinasi dengan Pemprov Sumut, serta penguatan administrasi perpajakan bersama Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) dan instansi terkait, termasuk optimalisasi Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) aparatur sipil negara (ASN) untuk meningkatkan pendapatan daerah.
Ketua Tim Reses Dapil XII Ajie Karim menegaskan seluruh aspirasi yang dihimpun selama kegiatan reses akan dibawa ke rapat paripurna DPRD Sumut, sebagai rekomendasi kepada Pemprov Sumut.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....