Gus Irawan Serahkan Bantuan Pertanian dan Dorong Optimalisasi Lahan Produktif
- 06 Jun 2026 20:09 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Tapanuli Selatan - Bupati Tapanuli Selatan, Gus Irawan Pasaribu menghadiri kegiatan panen perdana jagung pascabencana, di kawasan Aek Sirara, Desa Sumuran, Kecamatan Batangtoru, Kamis 4 Juni 2026. Ia juga menyerahkan berbagai bantuan pertanian kepada kelompok tani di kawasan tersebut.
Kegiatan yang berlangsung di lahan Kelompok Tani Maju Bersama tersebut menjadi simbol kebangkitan sektor pertanian pascabencana. Kegiatan tersebut juga menjadi langkah nyata Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan dalam mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat melalui peningkatan produktivitas pertanian.
Gus Irawan mengapresiasi semangat dan kegigihan para petani yang mampu bangkit serta kembali mengelola lahan pertanian meskipun sebelumnya terdampak bencana. Menurutnya, sektor pertanian merupakan salah satu pilar utama perekonomian masyarakat yang harus terus diperkuat dan dikembangkan.
“Jangan ada lagi lahan yang tidur atau tidak produktif. Setiap jengkal lahan harus dimanfaatkan untuk menghasilkan nilai ekonomi yang dapat meningkatkan kesejahteraan keluarga dan masa depan anak-anak kita,” ujar Gus Irawan.
Ia menilai komoditas jagung memiliki prospek yang sangat menjanjikan karena masa tanamnya relatif singkat, hanya sekitar empat bulan. Sehingga dapat menjadi sumber pendapatan yang lebih cepat bagi petani dibandingkan beberapa komoditas perkebunan yang membutuhkan waktu bertahun-tahun untuk berproduksi optimal.
Ia juga mengajak masyarakat memanfaatkan program pembiayaan pertanian berbunga nol persen yang telah disiapkan Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan bekerja sama dengan Bank Sumut. Program tersebut diharapkan mampu memperkuat permodalan petani dan mendorong peningkatan luas tanam serta hasil produksi.
“Program ini harus berhasil. Modal usaha sudah kita siapkan dengan bunga nol persen. Manfaatkan untuk kegiatan yang produktif agar hasil panen meningkat dan kesejahteraan petani semakin baik,” kata Gus Irawan.
Sebagai bentuk dukungan terhadap pengembangan sektor pertanian, Gus Irawan menyerahkan sejumlah bantuan. Antara lain satu unit mesin perontok jagung (corn sheller), bantuan benih padi varietas Inpari 32 sebanyak 2,8 ton untuk 16 kelompok tani, bantuan benih jagung sebanyak 150 kilogram untuk satu kelompok tani, serta bantuan alat uji tanah PUTK dan PUTS bagi Balai Penyuluhan Pertanian (BPP) Napa Batangtoru.
Selain itu, pemerintah juga memberikan dukungan pengembangan demplot cabai seluas satu hektare di Desa Huta Godang. Dukungan tersebut sebagai bagian dari upaya pemulihan ekonomi masyarakat dan penguatan sektor hortikultura di wilayah tersebut.
Gus Irawan turut menerima berbagai aspirasi terkait penanganan warga terdampak bencana yang belum terdata sebagai penerima bantuan. Ia meminta pemerintah kecamatan dan desa segera melakukan verifikasi serta pendataan ulang, agar bantuan yang diberikan pemerintah benar-benar tepat sasaran.
Sementara itu, Ketua Kelompok Tani Maju Bersama, Suriadi, menyampaikan apresiasi dan terima kasih atas perhatian Pemerintah Kabupaten Tapanuli Selatan terhadap para petani di Desa Sumuran. Ia menjelaskan panen perdana jagung tersebut merupakan hasil kerja keras para petani dalam memulihkan lahan pertanian yang sebelumnya terdampak banjir dan sempat mengalami penurunan produktivitas.
“Kehadiran Bapak Bupati menjadi motivasi bagi kami untuk terus mengembangkan pertanian dan meningkatkan hasil produksi. Kami berharap dukungan pemerintah kepada petani dapat terus berlanjut,” kata Suriadi.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....