Hamawas Perkuat Pemeliharaan Infrastruktur Tol Kutepat

  • 05 Jun 2026 08:34 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan – PT Hutama Marga Waskita (Hamawas) terus memperkuat pemeliharaan infrastruktur dan beautifikasi ruas Tol Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat (Kutepat). Pemeliharaan ini guna menjaga kualitas layanan, keselamatan, dan kenyamanan pengguna jalan.

Corporate Secretary Hamawas, Ergy Pramadipta, mengatakan pemeliharaan dilakukan sebagai bagian dari komitmen perusahaan dalam memenuhi Standar Pelayanan Minimal (SPM) jalan tol, serta memastikan kondisi infrastruktur tetap andal.

Saat ini, Hamawas melaksanakan sejumlah pekerjaan beautifikasi. Meliputi pengecatan ulang median concrete barrier (MCB), overpass, dan kanstin, serta pembersihan drainase dan guardrail. Selain itu, perusahaan juga melakukan pengecekan rambu dan marka jalan untuk meningkatkan kenyamanan, serta keselamatan pengguna jalan.

"Pemeliharaan ini kami lakukan secara menyeluruh agar kualitas layanan kepada pengguna jalan tetap terjaga dengan optimal. Kami menargetkan seluruh pekerjaan dapat rampung pada Juli 2026 mendatang," ujarnya pada Kamis, 4 Juni 2026.

Pekerjaan pemeliharaan dilakukan di sejumlah titik. Di antaranya Seksi 3 Tebing Tinggi–Dolok Merawan KM 85+450 hingga KM 115+450, Seksi 2 Kuala Tanjung–Indrapura KM 92+860 hingga KM 107+650, serta area backbone KM 106+650 hingga KM 112+700.

Ergy mengatakan, pemeliharaan dan perbaikan dilakukan secara proaktif untuk memastikan kondisi jalan tetap optimal. Keselamatan, keamanan, dan kenyamanan pengguna jalan menjadi prioritas utama dalam penyelenggaraan layanan jalan tol.

"Kami sangat memperhatikan aspek keandalan ruas Tol Kutepat. Karena itu, pemeliharaan dan perbaikan dilakukan sedini mungkin untuk memastikan kondisi jalan tetap optimal," katanya.

Selain menjaga kualitas layanan, pekerjaan ini juga menjadi bagian dari persiapan Hamawas menghadapi libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2026/2027. Perusahaan ingin memastikan ruas Tol Kutepat berada dalam kondisi prima guna mendukung mobilitas masyarakat dan distribusi logistik pada akhir tahun.

Selama pekerjaan berlangsung, Hamawas menerapkan berbagai langkah mitigasi. Seperti pemasangan rambu peringatan sebelum area pekerjaan dan pengaturan lalu lintas sesuai standar keselamatan jalan tol.

"Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin timbul selama pekerjaan berlangsung dan mengajak pengguna jalan untuk berkendara lebih hati-hati di sekitar area pekerjaan serta mematuhi arahan petugas," ujarnya.

Hamawas juga mengimbau pengguna jalan untuk mematuhi aturan berkendara di jalan tol. Termasuk menjaga kecepatan minimum 60 kilometer per jam dan maksimum 100 kilometer per jam serta tidak menggunakan bahu jalan kecuali dalam kondisi darurat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....