Paguyuban Pasundan Tanjungbalai Miliki Misi Lawan Kebodohan dan Kemiskinan

  • 25 Mei 2026 09:57 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan - Paguyuban Pasundan Cabang Kota Tanjungbalai memiliki misi konkret untuk “memerangi kebodohan dan kemiskinan” sebagai bagian dari visi “Nyunda, Nyantri, Nyakola, dan Nyantika.” Visi ini menekankan kombinasi budaya Sunda, nilai religi, pendidikan, dan kemandirian ekonomi sebagai fondasi pembangunan masyarakat.

Ketua Paguyuban Pasundan Tanjungbalai, Andisyah Putra, menjelaskan bahwa organisasi ini sudah berdiri lebih dari 112 tahun, bukan hanya berfokus pada pelestarian budaya, tetapi juga pada pemberdayaan sosial ekonomi.

“Kami ingin Paguyuban Pasundan menjadi organisasi yang aktif membantu masyarakat dalam hal pendidikan, keterampilan, dan penguatan keluarga,” ujarnya, Sabtu, 23 Mei 2026.

Menurut Andisyah, Paguyuban Pasundan akan menggandeng Pemkot dan OPD terkait untuk merancang program pelatihan, bimbingan belajar, serta pelatihan keterampilan bagi anak muda dan keluarga kurang mampu.

“Kita akan menyesuaikan dengan program Pemkot, misalnya pelatihan UMKM, pelatihan literasi, dan pemberian beasiswa,” katanya.

Plh Wali Kota Tanjungbalai, Fadly Abdina mengapresiasi misi tersebut dan menegaskan bahwa itu selaras dengan visi Tanjungbalai EMAS.

“Kami sangat senang ada organisasi dengan misi kuat untuk mengatasi kebodohan dan kemiskinan. Itu sama dengan tujuan kami untuk menciptakan masyarakat yang lebih sejahtera,” katanya.

Sementara, menurut Kepala Dinas Pendidikan Tanjungbalai, Bukhori Ginting Suka, kolaborasi dengan paguyuban yang memiliki misi sosial akan mempercepat penurunan angka kemiskinan dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam program pembangunan.

“Kami akan memfasilitasi pertemuan lanjutan antara Paguyuban Pasundan dan OPD untuk menuliskan rencana aksi bersama,” ujar Bukhori.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....