Jalan Berlubang di Tanjungbalai Viral, PUPR: Proyek Jalan Nasional Proses Patching
- 27 Apr 2026 22:32 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Tanjungbalai - Sejumlah ruas jalan berlubang di Kota Tanjungbalai menjadi perbincangan hangat dan viral di media sosial dalam beberapa hari terakhir. Kondisi jalan yang dikerok dalam rangka preservasi dinilai membahayakan pengguna jalan, terutama pada malam hari.
Menanggapi hal tersebut, Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Tanjungbalai, Tety Juliani, menjelaskan bahwa proyek preservasi jalan tersebut merupakan kewenangan pemerintah pusat karena termasuk dalam kategori jalan nasional.
“Pemerintah Kota Tanjungbalai tidak memiliki wewenang untuk melakukan pengaspalan maupun penutupan lubang pada ruas jalan tersebut,” ujar Tety. Senin, 27 April 2026.
Ia menambahkan, pihaknya telah melakukan koordinasi dengan Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Utara terkait kondisi jalan yang dikeluhkan masyarakat.
Menurut Tety, saat ini pelaksanaan preservasi Jalan Simpang Kawat – Bagan Asahan – batas Kota Rantauprapat masih dalam tahap pengerjaan patching atau penambalan sementara pada titik-titik yang rusak.
“Untuk pengaspalan dengan konstruksi hotmix memang masih terkendala mobilisasi peralatan. Namun, pihak pelaksana menyampaikan akan segera menindaklanjutinya,” ucapnya.
Proyek preservasi jalan tersebut memiliki nilai kontrak sebesar Rp. 26.639.418.000 yang bersumber dari APBN Tahun Anggaran 2026, dengan waktu pelaksanaan selama 297 hari kalender serta masa pemeliharaan 365 hari kalender.
Adapun pekerjaan ini dilaksanakan oleh PT Anugrah Juni Arta Arif, dengan konsultan pengawas terdiri dari PT Saicle Jasa KSO, PT Pemeran Argeo Consultant Engineering, dan CV Bethalink Internusa Parsada.
Tety menegaskan pihaknya akan terus berkoordinasi dengan pihak terkait guna memastikan percepatan pelaksanaan pengaspalan di ruas jalan nasional yang melintasi Kota Tanjungbalai.
Ia juga menghimbau masyarakat agar tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaan saat melintas di ruas jalan yang sedang dalam perbaikan.
“Kami menghimbau kepada masyarakat agar berhati-hati, terutama saat melintas di malam hari, demi menghindari hal-hal yang tidak diinginkan,” ujarnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....