Polres Simalungun Ajak Masyarakat Stop Bakar Hutan
- 31 Mar 2026 03:22 WIB
- Medan
RRI CO ID - Medan - Polres Simalungun Polda Sumatera Utara mengeluarkan imbauan kepada seluruh masyarakat agar bersama-sama menjaga kelestarian lingkungan dan menghentikan kebiasaan membakar hutan maupun lahan yang dapat memicu terjadinya kebakaran.
Kasi Humas Polres Simalungun, AKP Verry Purba, Senin, 30 Maret 2026 menegaskan bahwa kepedulian terhadap lingkungan merupakan tanggung jawab bersama demi menjaga keberlangsungan hidup masyarakat dan generasi mendatang.
Menurut AKP Verry Purba, hutan dan lingkungan merupakan sumber kehidupan yang harus dijaga. Oleh karena itu, masyarakat diminta untuk tidak lagi melakukan pembakaran hutan ataupun lahan, baik untuk membuka areal pertanian maupun alasan lainnya.
“Polres Simalungun mengimbau seluruh masyarakat agar menjaga kelestarian lingkungan, karena alam adalah sumber kehidupan kita. Kebakaran hutan dan lahan bukan hanya merusak alam, tetapi juga berdampak luas terhadap kesehatan, ekonomi, dan masa depan generasi berikutnya,” ujarnya.
AKP Verry Purba juga menjelaskan, setiap tahun kebakaran hutan dan lahan menjadi salah satu ancaman serius di sejumlah daerah, termasuk di wilayah Sumatera Utara. Selain menyebabkan kerusakan lingkungan, kebakaran hutan juga menimbulkan kabut asap yang dapat mengganggu aktivitas masyarakat.
AKP Verry Purba mengungkapkan, kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan sangat berbahaya bagi kesehatan. Asap dapat menyebabkan gangguan pernapasan, iritasi mata, hingga memperburuk kondisi masyarakat yang memiliki riwayat penyakit tertentu.
“Dampak kebakaran hutan tidak hanya dirasakan oleh masyarakat di sekitar lokasi, tetapi juga bisa meluas ke wilayah lain. Asap yang ditimbulkan dapat mengganggu kesehatan masyarakat, terutama anak-anak dan lanjut usia,” ucapnya.
Selain berdampak terhadap kesehatan, kebakaran hutan dan lahan juga menimbulkan kerugian ekonomi yang besar. Aktivitas masyarakat dapat terganggu, lahan pertanian rusak, dan sektor usaha mengalami penurunan akibat kualitas udara yang memburuk.
Menurut AKP Verry Purba, masyarakat sering kali tidak menyadari bahwa tindakan membakar lahan untuk membersihkan area pertanian justru dapat menimbulkan kerugian yang jauh lebih besar. Api yang awalnya kecil dapat dengan cepat meluas, terutama saat cuaca panas dan angin kencang.
“Banyak kasus kebakaran hutan bermula dari pembakaran kecil yang dilakukan secara sengaja. Namun karena tidak terkendali, api menjalar ke area lain dan menghanguskan lahan yang lebih luas,” ucap AKP Verry Purba.
Karena itu, Polres Simalungun meminta masyarakat agar menggunakan cara-cara yang aman dan ramah lingkungan dalam membuka atau membersihkan lahan. Warga juga diminta segera melapor kepada aparat apabila melihat adanya titik api atau aktivitas pembakaran di sekitar wilayah tempat tinggal mereka.
AKP Verry Purba menegaskan, Polres Simalungun bersama jajaran akan terus melakukan sosialisasi dan patroli untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan.
“Personel Polres Simalungun akan terus memberikan edukasi kepada masyarakat tentang bahaya kebakaran hutan dan lahan. Kami juga akan meningkatkan patroli ke wilayah-wilayah yang rawan terjadinya kebakaran,” katanya.
Ia menambahkan, upaya pencegahan tidak dapat dilakukan oleh kepolisian semata. Diperlukan kerja sama dari seluruh elemen masyarakat, pemerintah, tokoh adat, tokoh agama, dan pemuda untuk menjaga lingkungan tetap aman dan lestari.
“Kami mengajak seluruh masyarakat untuk menjadi pelopor dalam menjaga lingkungan. Jangan lagi ada yang membakar hutan atau lahan. Mari bersama-sama melindungi alam demi masa depan anak cucu kita,” ujar AKP Verry Purba.
Polres Simalungun juga mengingatkan bahwa pelaku pembakaran hutan dan lahan dapat dikenakan sanksi hukum sesuai ketentuan yang berlaku. Oleh sebab itu, masyarakat diminta tidak melakukan tindakan yang dapat merugikan banyak pihak.
“Stop bakar hutan. Hentikan kebiasaan merusak lingkungan. Mari kita jaga alam, karena alam adalah sumber kehidupan yang harus diwariskan kepada generasi berikutnya,” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....