Pemkab Dairi Imbau Masyarakat Tidak Panik Isu Kelangkaan BBM

  • 06 Mar 2026 14:48 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID - Medan - Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Dairi mengimbau masyarakat agar tidak melakukan pembelian bahan bakar minyak (BBM) secara berlebihan menyusul munculnya antrean di sejumlah stasiun pengisian bahan bakar umum (SPBU) di Kabupaten Dairi.

Pemkab Dairi bersama pihak terkait terus memantau kondisi distribusi BBM di lapangan untuk memastikan kebutuhan masyarakat tetap terpenuhi.

Kepala Bagian Perekonomian Sekretariat Daerah Kabupaten Dairi, Lipinus Sembiring, telah berkoordinasi dengan Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut dan memastikan ketersediaan pasokan energi, berupa BBM. Kemudian Liquefied Petroleum Gas (LPG) di wilayah Sumatera Bagian Utara dalam kondisi aman dan siap memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadhan dan menjelang Idul Fitri 1 Syawal 1447 Hijriah.

“Pasokan BBM untuk Kabupaten Dairi dipastikan tetap aman dan distribusi berjalan normal. Bapak Bupati telah menginstruksikan kepada kami untuk tetap berkoordinasi dengan Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut dan tetap melakukan monitoring dilapangan. Kami mengimbau masyarakat tidak perlu panik atau membeli secara berlebihan,” ujarnya.

Lipinus Sembiring, menjelaskan bahwa berdasarkan penetapan dari BPH Migas kuota BBM Tahun 2026 untuk Kabupaten Dairi jenis Jenis Bahan Bakar Tertentu (JBT) Biosolar sebesar 12.811 KL atau rata-rata 1.068 KL per bulan. Kemudian Jenis Bahan Bakar Khusus Penugasan (JBKP) Pertalite sebesar 21.954 KL atau rata-rata 1.830 KL per bulan. Dari pemantauan bulan Januari-Februari 2026 rata-rata tersalur JBKP Pertalite 1.712 KL dan JBT Biosolar 1.172 KL.

"Dari data ini, masih dapat memenuhi kebutuhan BBM di Kabupaten Dairi dan kami telah meminta kepada Pertamina Patra Niaga agar pada Maret 2026 ini pengiriman ditambahkan dari alokasi biasanya mengingat kebutuhan pada saat Hari Besar Keagamaan Negara (HBKN) selalu meningkat sehingga tidak ada gangguan terhadap kebutuhan masyarakat," katanya.

Lebih lanjut Lipinus Sembiring, mengugkapkan kepanikan dan kekhawatiran warga ini bukan hanya dampak jelang HBKN saja namun juga dampak kenaikan harga minyak global akibat imbas perang yang terjadi di Iran namun tidak berpengaruh secara langsung terhadap ketersediaan pasokan energi nasional.

google-preference
Kata Kunci / Tags

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....