Tantangan Pers Jadi Acuan Informasi Bagi Masyarakat

  • 10 Feb 2026 14:23 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan - Pers merupakan pilar keempat yang berperan krusial sebagai pengawas kekuasaan, penyedia informasi objektif dan sarana edukasi publik. Pers juga menjaga transparansi menjembatani kepentingan rakyat dengan pemerintah juga menjadi penanda kesehatan sistem demokrasi sebuah negara. 

Namun masifnya media sosial saat ini menjadi tantangan tersendiri bagi pers agar tetap menjadi acuan informasi bagi masyarakat.

Ketua Seksi Media Siber, Multimedia dan Fotografi PWI Sumut, Fakhrur Rozi, mengatakan tantangan pers saat ini adalah informasi hoaks di media sosial yang selalu menjadi acuan masyarakat. Manurutnya, Pers seharusnya memiliki media sosial yang memang bekerja dengan cara jurnalistik yang terverifikasi.

“PWI akan membentuk dewan pakar yang akan membuat roadmap ekosistem SDM wartawan dengan kemampuan multitasking skill yang etis,” kata Fakhrur Rozi dalam Dialog Aspirasi Sumut Programa 1 RRI Medan, Senin, 9 Februari 2026.

Dalam kesempatan tersebut ia menegaskan hasil kerja jurnalistik tidak perlu mengikuti algoritma tapi tetap berpegang kepada mendidik, fakta, dan kontrol sosial.

“Konteks kerja jurnalistik adalah verifikasi, artinya kan enggak mungkin media memberitakan sesuatu yang enggak terverifikasi,” ujarnya.

Ia berpesan pers harus tetap bekerja profesional dengan memaksimalkan segala sumber daya manusia yang ada. Disamping itu pers harus autokritik, serta pasanglah iklan di media-media yang memang terverifikasi seperti RRI.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....