Kemenag Asahan-Baznas Perkuat Sinergi Lewat Syiar Dakwah

  • 04 Feb 2026 10:53 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan - Kepala Kantor Kementerian Agama (Kakankemenag) Kabupaten Asahan, Abdul Manan, menghadiri Syiar Dakwah Zakat, Infaq, dan Sedekah (ZIS) yang diselenggarakan oleh Baznas Kabupaten Asahan. Acara yang sarat dengan nilai religius ini dipusatkan di Masjid Agung Achmad Bakrie Kisaran, Selasa 3 Februari 2026.

Abdul Manan mengatakan kegiatan tersebut menjadi momentum penting dalam mengedukasi masyarakat mengenai kewajiban berzakat. Ia juga menekankan krusialnya urgensi syiar dakwah zakat, infaq, dan sedekah di tengah masyarakat saat ini.

Menurutnya, zakat bukan sekadar kewajiban ritual semata, melainkan instrumen ekonomi umat yang mampu menjadi solusi konkret dalam pengentasan kemiskinan. Syiar yang masif diperlukan agar kesadaran kolektif masyarakat untuk berderma semakin meningkat dan terorganisir dengan baik.

Abdul Manan juga menggarisbawahi peran strategis Kementerian Agama Kabupaten Asahan dalam menyukseskan setiap program yang dicanangkan Baznas. Ia mengatakan, sebagai instansi yang menaungi urusan keagamaan, Kemenag Asahan berkomitmen untuk terus memberikan pendampingan, penyuluhan, serta pengawasan, agar pengelolaan zakat di wilayah Asahan berjalan sesuai dengan syariat Islam dan regulasi negara yang berlaku.

"Kami di jajaran Kementerian Agama memiliki tanggung jawab moral untuk memastikan bahwa pesan-pesan mengenai zakat ini sampai ke seluruh lapisan masyarakat melalui penyuluh agama dan lembaga pendidikan di bawah naungan kami," ujar Abdul Manan.

Ia mengajak seluruh pengurus Baznas Kabupaten Asahan untuk mengoptimalkan sinergi dan kolaborasi dengan Kementerian Agama. Hubungan yang harmonis antarlembaga ini dinilai sebagai kunci utama dalam menciptakan kemaslahatan umat. 

Dengan koordinasi yang solid, pendistribusian zakat diharapkan dapat lebih tepat sasaran dan memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Asahan. Abdul Manan memberikan apresiasi tinggi kepada Baznas atas inisiasi kegiatan dakwah ini.

Ia berharap Masjid Agung Achmad Bakrie tidak hanya menjadi simbol kemegahan arsitektur, tetapi juga menjadi pusat pergerakan ekonomi umat melalui pengumpulan dan penyaluran ZIS yang transparan dan akuntabel. Kegiatan tersebut ditutup dengan doa bersama dan diskusi ringan mengenai langkah-langkah strategis penguatan zakat ke depan.

"Kehadiran tokoh-tokoh agama dan masyarakat dalam acara ini diharapkan mampu membawa semangat baru dalam menggerakkan roda filantropi Islam di Kabupaten Asahan, demi mewujudkan masyarakat yang lebih mandiri dan religius," katanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....