Penurunan Curah Hujan Picu Peningkatan Titik Panas
- 28 Jan 2026 08:40 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan - Prakirawan Balai Besar Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BBMKG) wilayah I Medan, Martha Manurung mengatakan peningkatan titik panas di Sumatra Utara (Sumut) dalam beberapa hari terakhir berkaitan dengan kondisi cuaca yang relatif lebih kering.
“Dalam dua minggu belakangan ini, kita merasakan bahwa curah hujan cukup berkurang dibandingkan dengan minggu pertama di bulan Januari 2026. Hal tersebut juga memang terjadi cukup merata di wilayah Sumatra Utara,” ujar Martha, Rabu 28 Januari 2026.
Martha juga menyebut sejumlah wilayah di Sumut masuk dalam kategori rawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Antara lain Mandailing Natal, Padang Lawas, Padang Lawas Utara, Tapanuli Tengah, Tapanuli Selatan. Kemudian wilayah Karo, sebagian wilayah Simalungun, sebagian wilayah Nias, dan di bagian Labuhan Batu Selatan.
Martha mengatakan BMKG Wilayah I Medan terus melakukan langkah mitigasi dengan pihak-pihak terkait dalam mencegah karhutla.
“Kami tetap melakukan koordinasi dengan stakeholder seperti BPBD Provinsi Sumatera Utara, TNI-Polri, maupun dinas-dinas yang terkait dalam mitigasi kebakaran hutan lahan,” kata Martha.
Martha mengimbau peran aktif masyarakat dalam mencegah karhutla. Ia mengingatkan masyarakat untuk menghindari pembakaran lahan secara terbuka saat cuaca sedang berkurang hujannya.
"Selalu perhatikan informasi dan peringatan dari BMKG terkait kondisi perkembangan cuaca, hotspot, dan potensi kebakaran hutan lahan,” ucap Martha.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....