Ustaz Fadli: Perbedaan Awal Ramadan Tak Perlu Diperdebatkan

  • 19 Feb 2026 17:44 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan – Perbedaan penetapan awal Ramadan tidak seharusnya menjadi sumber perpecahan di tengah umat. Hal tersebut ditegaskan Ustaz Fadli Sudiro dalam program Mutiara Pagi di RRI Pro 1 Medan, Rabu, 18 Februari 2026.

Ustaz Fadli menjelaskan bahwa metode hisab maupun rukyat memiliki dasar keilmuan masing-masing. Karena itu, keputusan penetapan awal puasa menjadi tanggung jawab ulama dan ulil amri sesuai dengan otoritasnya.

“Kalau mengikuti hisab hari ini, itu ada pertanggungjawaban keilmuan dari ulama. Jika mengikuti keputusan pemerintah melalui sidang isbat, itu juga sah dan memiliki dasar,” katanya.

Menurut Ustaz Fadli, Islam memberi ruang ijtihad dalam persoalan yang bersifat khilafiyah. Perbedaan pendapat justru menunjukkan keluasan ajaran Islam selama memiliki landasan ilmiah yang jelas.

Ustaz Fadli juga menjawab pertanyaan tentang puasa di luar Ramadan. Ia menegaskan bahwa kemuliaan Ramadan berbeda dengan bulan lainnya karena pada bulan ini pahala dilipatgandakan dan pintu surga dibuka.

Meski demikian, Ustaz Fadli mengatakan puasa qadha tetap wajib ditunaikan bagi yang memiliki utang puasa. Namun, dari sisi keutamaan, nilainya tidak sama dengan puasa yang dikerjakan tepat pada bulan Ramadan.

Ustaz Fadli pun mengajak masyarakat menjaga persatuan dalam menyambut Ramadan. “Mari kita hormati perbedaan, tetap dalam persatuan dan kebinekaan, serta fokus memperbaiki kualitas ibadah kita,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....