MIN 4 Tanjungbalai Bentuk Panitia Khusus Sambut Bulan Suci Ramadan

  • 18 Feb 2026 18:14 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan - Menjelang bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, MIN 4 Tanjungbalai bergerak cepat melakukan persiapan matang, Rabu 18 Februari 2026. Bertempat di ruang guru, jajaran pendidik dan tenaga kependidikan berkumpul dalam rapat koordinasi strategis untuk menyusun program pembelajaran khusus, pembentukan panitia pelaksana, hingga pemantapan teknis kegiatan keagamaan.

Rapat krusial ini dipimpin Kepala MIN 4 Tanjungbalai, Nurbaiti My, yang bertindak sebagai Penanggung Jawab program. Nurbaiti My menekankan kegiatan Ramadan tahun ini harus lebih bermakna dan mampu membentuk karakter religius siswa di tengah tantangan zaman. Dalam rapat tersebut, disepakati penunjukan struktur kepanitiaan yang akan mengawal jalannya kegiatan selama sebulan penuh.

Khoiruddin, dipercayakan mengemban amanah sebagai Ketua Panitia. Pengalamannya dalam mengelola program akademik diharapkan mampu membawa inovasi pada kegiatan tahun ini. Mendampingi posisi ketua, Khoiriza, ditunjuk sebagai Sekretaris yang akan bertanggung jawab penuh atas urusan administrasi, pelaporan, dan dokumentasi teknis kegiatan. Sinergi antara pimpinan dan kepanitiaan ini diharapkan menjadi motor penggerak utama suksesnya agenda Ramadhan di lingkungan madrasah," ucap Nurbaiti My.

Nurbaiti My, dalam sambutannya menegaskan bahwa pembelajaran di bulan Ramadhan tidak boleh dianggap sebagai hari libur, melainkan momentum "booster" spiritual. "Ramadhan tahun 2026 ini harus menjadi laboratorium karakter.

"Kita tidak hanya fokus pada teori, tapi pada praktik ibadah yang benar. Saya menitipkan tanggung jawab besar ini kepada Khoiruddin dan tim untuk memastikan setiap siswa merasakan suasana madrasah yang berbeda, lebih sejuk, dan penuh ilmu," ujar Nurbaiti My.

Pesantren Kilat Intensif, pendalaman materi fiqih ibadah, sejarah Islam, dan akhlakul karimah, program literasi Al-Qur'an sebelum memulai jam pelajaran, serta pelatihan berbahasa inggris dan berbahasa arab. Kemudian gebyar lomba keagamaan yang meliputi kompetisi adzan, dai cilik, pembacaan surah pendek, serta bakti sosial ramadan dengan kegiatan pengumpulan dan penyaluran zakat serta infak kepada masyarakat sekitar madrasah yang membutuhkan.

Ketua Panitia terpilih, Khoiruddin, memaparkan secara mendalam terkait teknis pelaksanaan harian. Ia menjelaskan bahwa jam belajar akan disesuaikan dengan regulasi pemerintah namun tetap efektif.

"Kami akan mengatur jadwal agar siswa tidak merasa terbebani secara fisik saat berpuasa, namun tetap mendapatkan asupan rohani yang maksimal. Sekretaris kita, Khoiriza, sudah menyiapkan draf absensi kehadiran ibadah harian yang akan dipantau melalui buku agenda Ramadhan fisik," ucap Khoiruddin.

Rapat yang berlangsung hangat dan penuh diskusi ini diakhiri dengan komitmen bersama seluruh tenaga pengajar MIN 4 Tanjungbalai untuk menyukseskan program ini. Semangat kolaborasi yang ditunjukkan menjadi modal utama bagi madrasah yang berlokasi di Kota Kerang ini untuk terus mencetak generasi yang cerdas secara intelektual dan kokoh secara spiritual.

Dengan terbentuknya kepanitiaan ini, MIN 4 Tanjungbalai menyatakan siap menyambut bulan suci Ramadan 2026 dengan rangkaian kegiatan yang edukatif, inspiratif, dan penuh keberkahan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....