Si Hijau Khas Jepang yang Semakin Digemari

  • 14 Jan 2026 17:55 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan - Teh hijau bubuk khas Jepang atau matcha, kini tak lagi sekadar minuman tradisional. Di berbagai kota besar, matcha menjelma jadi gaya hidup baru, terutama di kalangan generasi Z dan para milenial. Rasanya yang ringan, creamy, dan segar membuat matcha jadi pilihan favorit untuk menemani aktivitas harian.

Meski termasuk dalam keluarga teh hijau, matcha memiliki keunikan tersendiri, karena berasal dari daun teh Camellia sinensis yang ditanam dan diolah dengan metode khusus. Daun teh ditumbuk hingga menjadi bubuk halus, bukan diseduh lalu dibuang ampasnya seperti teh hijau biasa.

Perbedaan proses inilah yang membuat kandungan nutrisi matcha lebih tinggi. Dikutip dari Alodokter, karena dikonsumsi secara utuh, seluruh bagian daun teh ikut diminum. Dalam dua sendok teh bubuk matcha yang diseduh dengan segelas air hangat, terkandung sekitar 14 kalori serta nutrisi penting seperti kalsium, zat besi, serat, dan antioksidan.

Salah satu kandungan utama matcha adalah katekin, antioksidan yang jumlahnya dapat mencapai tiga kali lipat dibandingkan teh hijau biasa. Zat ini dikenal baik untuk meningkatkan metabolisme tubuh dan membantu melawan radikal bebas.

Popularitas matcha semakin melejit. Berbagai olahan makanan dan minuman berbasis matcha bermunculan, mulai dari latte, dessert, hingga makanan manis yang viral di media sosial.

Fenomena ini terlihat jelas saat pembukaan Anugrah Kuphi, di Jalan Gatot Subroto, Medan. Salah satu menu yang paling banyak dipesan pengunjung adalah minuman berbahan dasar matcha.

Silvia, salah satu pengunjung, mengaku memilih matcha, karena rasanya yang lebih nyaman di lidah.

“Matcha itu lebih creamy, lebih ringan. Jadi enak banget buat nemenin kerja tanpa bikin enek,” ujarnya kepada rri.co.id, Selasa(13/01/2026).

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....