Pola Komunikasi Orang Tua Berpengaruh pada Cara Anak Memandang Diri
- 28 Agt 2026 10:52 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan - Menjadi orang tua bukan hanya tentang memenuhi kebutuhan anak, tetapi juga bagaimana orang tua mampu mengelola pengalaman dan persoalan dalam dirinya. Pola komunikasi yang digunakan kepada anak disebut dapat turut memengaruhi cara anak memandang dirinya sendiri.
dr. Ramlan Zulhari Pulungan, CHt, CT.NNLP, mengatakan, penggunaan kalimat negatif kepada anak perlu diperhatikan. Menurutnya, orang tua dapat mengganti kalimat yang menghakimi dengan ungkapan yang lebih positif dan memberikan pilihan.
“Kenapa gak pakai kata, ‘Eh sabar ya.’ Kenapa harus ‘kamu tidak sabar’? Kenapa kita bilang, ‘Yuk sabar dulu ya.’ Itu akan berbeda efeknya,” ujarnya.
Ia juga mengatakan, orang tua juga dapat menghindari penggunaan larangan secara berlebihan dengan memberikan alternatif kepada anak. Cara tersebut dinilai dapat membuat anak merasa tidak terus-menerus dihakimi maupun dibatasi.
Lebih jauh, dr. Ramlan menilai orang dewasa perlu menyelesaikan persoalan dalam dirinya sebelum membangun keluarga.
“Sebelum jadi orang tua itu selesaikan dulu dengan diri kita sendiri. Kalau ada trauma, luka batin, yuk, karena kasihan nanti anak kita,” katanya.
Menurutnya, persoalan masa lalu yang belum terselesaikan berpotensi memengaruhi hubungan dengan pasangan maupun pola pengasuhan anak. Karena itu, seseorang yang merasa kesulitan menghadapi persoalan pribadi dapat meminta bantuan kepada tenaga profesional yang sesuai.
Komunikasi positif dan kemampuan berdamai dengan diri sendiri menjadi bagian penting dalam membangun lingkungan keluarga yang lebih sehat. Dengan begitu, orang tua tidak hanya mengajarkan anak untuk berkembang, tetapi juga terus belajar memperbaiki dirinya sendiri.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....