Diet IF Bukan Bebas Makan, Ini Tips dan Contoh Menu Sehatnya
- 30 Jul 2026 20:30 WIB
- Medan
RRI.CO.ID – Menjalani intermittent fasting (IF) bukan berarti seseorang bisa makan bebas selama memasuki waktu makan. Justru, pemilihan makanan menjadi kunci agar tubuh tetap mendapatkan energi dan nutrisi yang dibutuhkan selama menjalani pola makan tersebut.
Diet IF mengatur waktu makan dan puasa dalam periode tertentu. Agar tidak berakhir dengan makan berlebihan, menu yang dikonsumsi sebaiknya tetap mengandung protein, serat, karbohidrat kompleks, lemak sehat, vitamin, dan mineral.
Contoh Menu Diet IF
Bagi yang menggunakan metode 16:8, pola makan bisa disusun secara sederhana seperti berikut:
Makan siang
Nasi merah
Dada ayam panggang
Tumis brokoli dan wortel
Buah
Camilan
Yogurt tanpa gula
Kacang almond secukupnya
Makan malam
Ikan bakar
Salad sayuran
Ubi kukus atau kentang rebus
Minuman
| Baca juga: Dampak Sering Berbohong Terhadap Kesehatan |
Air putih
Teh tanpa gula
Kopi hitam tanpa gula secukupnya
Dikutip dari Alodokter, pola makan sehat tetap diperlukan selama menjalani IF. Membatasi makanan tinggi gula, gorengan, makanan ultra-proses, serta minuman manis dapat membantu menjaga asupan kalori agar tidak berlebihan.
Agar Diet IF Tidak Bikin Tubuh "Kaget"
Buat yang baru mulai, jangan langsung memilih pola puasa yang terlalu panjang. Tubuh membutuhkan waktu untuk beradaptasi.
Beberapa hal yang bisa diperhatikan:
Mulai secara bertahap sesuai kemampuan tubuh.
Cukupi kebutuhan air selama periode puasa dan waktu makan.
Prioritaskan protein dan serat agar rasa kenyang bertahan lebih lama.
Jangan balas dendam saat waktu makan, dengan mengonsumsi makanan secara berlebihan.
Tetap aktif bergerak dan lakukan olahraga sesuai kemampuan.
Jaga waktu tidur agar tubuh tetap mendapatkan waktu pemulihan yang cukup.
IF Tidak Selalu Cocok untuk Semua Orang
Meski populer untuk membantu mengontrol berat badan, intermittent fasting bukan pola makan yang otomatis cocok untuk semua orang.
Ibu hamil dan menyusui, anak-anak, remaja, serta orang dengan kondisi kesehatan tertentu perlu mendapatkan pertimbangan medis sebelum menjalani IF. Hal yang sama berlaku bagi orang yang sedang mengonsumsi obat secara rutin.
Jadi, jangan menjadikan pengalaman orang lain sebagai patokan mutlak. Pola makan yang berhasil untuk satu orang belum tentu memberikan hasil yang sama bagi orang lain.
Pada akhirnya, kunci menjalani IF bukan sekadar kuat menahan lapar, tetapi bagaimana mengatur waktu makan sambil tetap memenuhi kebutuhan nutrisi tubuh.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....