Ventilasi Rumah yang Baik Jadi Kunci Cegah Keracunan Karbon Monoksida

  • 26 Jul 2026 12:49 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan - Menjaga ventilasi rumah tetap baik menjadi salah satu langkah sederhana yang dapat dilakukan masyarakat untuk mencegah keracunan karbon monoksida. Gas yang dihasilkan dari pembakaran tidak sempurna ini dapat menumpuk di ruangan tertutup tanpa disadari dan membahayakan kesehatan penghuninya.

Dokter Spesialis Paru, dr. Selfi Khairunnisa, M.Ked(Paru)., Sp.P mengatakan, saat ini telah tersedia alat pendeteksi karbon monoksida atau carbon monoxide detector yang berfungsi mendeteksi kadar gas di dalam ruangan. Alat tersebut umum digunakan di sejumlah industri maupun tempat kerja yang memiliki risiko paparan karbon monoksida.

Menurutnya, beberapa negara bahkan telah mewajibkan penggunaan detektor karbon monoksida di rumah sebagai upaya pencegahan. Hal itu dilakukan karena karbon monoksida merupakan gas yang tidak dapat dikenali oleh indra manusia sehingga keberadaannya sering kali baru diketahui setelah menimbulkan dampak bagi kesehatan.

"Di Amerika Serikat itu pemerintahnya mewajibkan untuk ada alat detektor karbon monoksida, karena kadar yang tinggi bisa membahayakan penghuni rumah dan harus segera ditangani," ujar dr. Selfi, Jumat, 24 Juli 2026.

Selain menggunakan alat pendeteksi, masyarakat juga diimbau menghindari kebiasaan yang berpotensi meningkatkan paparan karbon monoksida. Salah satunya adalah menyalakan mesin kendaraan di garasi tertutup atau menggunakan generator set di dalam rumah tanpa sirkulasi udara yang memadai.

"Ada baiknya kita tidak menyalakan kendaraan di garasi yang tertutup dan juga tidak menggunakan genset di dalam rumah dalam ruangan tertutup. Intinya sebenarnya ventilasi udaranya harus baik," katanya.

Dokter Selfi menambahkan, pekerja yang sehari-hari terpapar asap, debu, maupun gas berbahaya juga perlu menggunakan alat pelindung diri, seperti masker, serta menjaga pola hidup sehat. Langkah tersebut dinilai penting untuk mengurangi risiko gangguan paru akibat paparan zat berbahaya, termasuk karbon monoksida.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....