RS Adam Malik Hadirkan Teknologi Microwave Ablation untuk Penanganan Mioma

  • 19 Mei 2026 06:10 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan – Rumah Sakit Adam Malik kembali menghadirkan inovasi terbaru dalam layanan kesehatan, khususnya di bidang obstetri dan ginekologi (obgyn), melalui layanan microwave ablation untuk penanganan mioma uteri (fibroid) dan adenomyosis. Teknologi ini menjadi alternatif modern bagi pasien, karena memungkinkan penanganan tanpa operasi pengangkatan rahim, sehingga proses pemulihan dapat berlangsung lebih cepat.

Dokter spesialis obgyn RS Adam Malik, dr. Hanudse Hartono, M.Kes., Sp. OG(K) menjelaskan, selama ini penanganan mioma uteri dan adenomyosis umumnya dilakukan melalui tindakan pembedahan, baik pengangkatan tumor maupun pengangkatan rahim. Namun kini telah tersedia metode microwave ablation sebagai prosedur invasif minimal dengan sayatan kecil.

“Teknologi microwave ablation menjadi pilihan baru dalam penatalaksanaan mioma uteri dan adenomyosis, tanpa harus melakukan operasi pengangkatan rahim,” ujarnya, Senin 18 Mei 2026.

Hanudse menjelaskan, mioma uteri dan adenomyosis merupakan tumor jinak pada otot rahim yang banyak dialami perempuan usia 30 hingga 50 tahun. Kondisi tersebut dapat menimbulkan gangguan haid berat, nyeri panggul, hingga masalah kesuburan. Sementara adenomyosis terjadi ketika jaringan pelapis rahim tumbuh ke dalam dinding otot rahim, sehingga menyebabkan rahim menebal dan membesar.

Menurut dr. Hanudse, prosedur microwave ablation dilakukan dengan memasukkan jarum kecil ke dalam jaringan tumor menggunakan panduan ultrasonografi (USG), baik melalui dinding perut maupun transvaginal. Energi gelombang mikro kemudian disalurkan melalui jarum untuk memanaskan dan menghancurkan jaringan tumor.

“Metode ini menawarkan penanganan yang lebih modern dengan waktu pemulihan lebih singkat, gejala yang berkurang, serta kualitas hidup pasien yang lebih baik,” katanya.

RS Adam Malik pertama kali berhasil melakukan tindakan microwave ablation pada 12 November 2025 terhadap pasien perempuan berusia 48 tahun yang telah menderita mioma sejak 2017. Pasien bernama Sri Wahyuningsih mengaku kondisinya berangsur membaik setelah menjalani tindakan tersebut.

“Saya memutuskan operasi karena ukuran mioma sudah di atas 10 sentimeter. Setelah menjalani microwave ablation, alhamdulillah kondisi saya jauh lebih baik. Saya sangat berterima kasih kepada tim dokter yang telah membantu,” ujarnya.

Dengan hadirnya layanan microwave ablation, RS Adam Malik berharap masyarakat Sumatera Utara dan sekitarnya memiliki akses terhadap pilihan penanganan ginekologi yang lebih modern dan minim risiko. Tanpa harus menjadikan operasi pengangkatan rahim sebagai satu-satunya solusi.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....