Dampak Kasus Campak yang Semakin Meningkat di Sumatera Utara

  • 16 Mar 2026 09:39 WIB
  •  Medan

RRi.CO.ID, Medan - Di Sumatra Utara, saat ini ada dua kabupaten/kota yang terdampak kasus campak, yaitu Kota Medan dan Deli Serdang. Sebenarnya, campak adalah penyakit yang mudah untuk dicegah. Hal ini dikatakan dr. Shereivia Fadillah, M.K.M (Kepala Bidang P2P Kesehatan Kota Medan) narasumber Dialog Aspirasi Sumut di Programa 1 FM 94,3 MHz, Senin (16/3/2026) pagi.

Lebih lanjut dr. Shereivia mengatakan bahwa hingga Juli 2025, Sumut telah melaporkan 1.191 kasus suspek campak dengan 362 kasus positif dan 10 kasus positif rubella. Sebanyak 12 kabupaten/kota berada dalam status Kejadian Luar Biasa (KLB), dengan kasus tertinggi di Medan sebanyak 159 kasus dan Deli Serdang sebanyak 101 kasus.

“ Pada Maret 2026, kasus campak juga meningkat di Prabumulih, Sumatera Selatan, dengan 17 anak positif dan berpotensi menjadi KLB. Penyebab utama peningkatan kasus adalah penurunan cakupan imunisasi. Cakupan imunisasi dasar lengkap untuk bayi usia 0-11 bulan di Sumut hanya mencapai 21,57% hingga akhir Juni 2025, jauh di bawah target. Selain itu, faktor kepadatan penduduk, mobilitas tinggi masyarakat, serta hoaks mengenai vaksinasi juga berkontribusi pada penyebaran penyakit, “ ungkap dr. Sherevia.

Sedangkan untuk penanganannya dr. Sherevia mengatakan bahwa Dinas Kesehatan telah melakukan berbagai upaya seperti penyelidikan epidemiologi, pelacakan kontak erat, serta meluncurkan program imunisasi massal seperti "Lemang" (Lengkapi Imunisasi Seminggu) di Sumut. Di daerah lain seperti Prabumulih, akan dilakukan vaksinasi serentak bagi anak usia 9 bulan hingga 59 bulan tanpa memandang status imunisasi sebelumnya. Di Kota Medan sendiri, telah dilakukan program vaksin kembali untuk seluruh anak-anak.

Dr. dr. Lili Rahmawati, Sp.A(K) (Ketua Komda PP KOPI Provinsi Sumut) yang juga hadir menjadi narasumber Dialog Aspirasi Sumut mengatakan bahwa Campak merupakan penyakit yang disebabkan oleh virus, dan virus ini sangat mudah menyebar, terutama jika menular ke anak yang belum divaksinasi campak. Sebenarnya, campak termasuk penyakit yang ditandai dengan munculnya bintik-bintik merah pada kulit.

“ Sayangnya, penyakit ini sering dianggap sepele oleh masyarakat, terutama terhadap anak-anak. Padahal, ketika anak-anak terdampak campak, kemungkinan untuk sembuh akan kecil jika mereka tidak mendapatkan vaksinasi sejak dini, “ Jelas dr. Lili.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....