Bobby Nasution Ajak Rumah Sakit Tingkatkan Layanan
- 11 Feb 2026 14:12 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan - Gubernur Sumatra Utara (Sumut) Bobby Nasution mengajak seluruh rumah sakit (RS) di Sumut, untuk bersama-sama menjawab tantangan besar sektor kesehatan, khususnya tingginya jumlah warga Indonesia yang memilih berobat ke luar negeri. Setiap tahun, lebih dari Rp7 triliun dana masyarakat Sumut mengalir ke luar negeri untuk biaya pengobatan.
Ajakan tersebut disampaikan Bobby Nasution saat membuka Seminar & Workshop Perumahsakitan yang diselenggarakan Perhimpunan Rumah Sakit Seluruh Indonesia (Persi), di Medan, Selasa 10 Februari 2026.
“Rumah sakit di Sumut harus mampu memperbaiki tata kelola agar kepercayaan masyarakat kembali. Kita ingin RS memberikan pelayanan ekstra, di mana pasien merasa tenang dan nyaman sejak pertama kali masuk. Itu yang utama,” kata Bobby Nasution.
Bobby mengungkapkan, posisi geografis Sumut yang berdekatan dengan negara tetangga menjadi tantangan tersendiri bagi rumah sakit di daerah ini. Oleh karena itu, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumut terus mendukung pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Kesehatan agar Sumut tidak hanya menjadi pilihan utama masyarakat lokal, tetapi juga mampu menarik pasien mancanegara untuk berobat di Medan dan sekitarnya.
Menanggapi isu viral terkait pencabutan status Penerima Bantuan Iuran (PBI), Bobby menginstruksikan agar tidak ada lagi rumah sakit yang menolak pasien dengan alasan biaya.
“Program kesehatan adalah prioritas Pemprov Sumut. Saya menitipkan masyarakat saya yang datang ke RS agar diperlakukan dengan baik. Pelayanan harus terus membaik demi meningkatkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) kita,” ujarnya.
Sementara itu, Ketua Umum Persi, Bambang Wibowo mendorong rumah sakit untuk mulai mengadopsi teknologi terbaru guna meningkatkan mutu dan keselamatan pasien. Ia juga mengingatkan pentingnya kepedulian terhadap lingkungan, termasuk upaya pengurangan emisi karbon di lingkungan rumah sakit.
“Rumah sakit bukan hanya entitas bisnis, melainkan bentuk kemanusiaan. Kami mendorong RS untuk berkolaborasi dengan pemerintah dan memastikan tidak ada penolakan pasien karena alasan biaya,” ujar Bambang.
Senada dengan hal tersebut, Ketua Persi Wilayah Sumut Syaiful Munawar Sitompul menekankan pentingnya pemanfaatan kecerdasan buatan (AI) dalam sistem rekam medis dan manajemen rumah sakit. Ia menegaskan Persi siap menjadi mitra strategis pemerintah dalam menyukseskan program Universal Health Coverage (UHC).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....