Bagas Godang Menampilkan Kearifan Budaya Mandailing

  • 23 Jul 2026 19:47 WIB
  •  Medan

RRI.CO.ID, Medan – Bagas Godang adalah rumah adat tradisional masyarakat Angkola Mandailing. Rumah adat ini merupakan salah satu warisan budaya penting yang tidak hanya berfungsi sebagai tempat tinggal pada masa lalu, tetapi juga sebagai pusat pelaksanaan adat dan kegiatan sosial masyarakat Mandailing pasa saat ini.

Tidak perlu jauh – jauh ke Mandailing, miniatur dari Bagas Godang dapat dijumpai dalam bentuk vitrin kaca di Museum Negeri Medan, sehingga pengunjung dapat mengamati bentuk bangunan secara detail.

Bagas Godang memiliki ciri khas arsitektur berupa bangunan panggung yang ditopang oleh tiang-tiang kayu kokoh. Atapnya yang tinggi dan melengkung memberikan kesan megah sekaligus menunjukkan kemampuan masyarakat Mandailing dalam menyesuaikan bentuk bangunan dengan kondisi lingkungan.

Material utama yang digunakan berasal dari alam, seperti kayu dan ijuk, sehingga mencerminkan kedekatan masyarakat dengan alam sekitarnya. Dari sudut pandang komunikasi visual, Bagas Godang menyampaikan berbagai pesan budaya melalui bentuk dan ornamen yang terdapat pada bangunannya.

Ukiran-ukiran yang menghiasi bagian dinding dan tiang rumah menjadi simbol nilai-nilai kehidupan masyarakat, seperti kebersamaan, penghormatan terhadap adat, dan hubungan kekeluargaan yang erat. Bentuk rumah yang besar juga menggambarkan pentingnya musyawarah dan kehidupan sosial dalam budaya Mandailing.

Hingga saat ini, Bagas Godang tetap menjadi simbol kebanggaan masyarakat Angkola Mandailing dan berperan sebagai sarana edukasi budaya bagi generasi muda. Keberadaannya mengingatkan masyarakat akan pentingnya menjaga warisan leluhur yang tidak hanya memiliki nilai sejarah dan estetika, tetapi juga mengandung pesan-pesan budaya yang diwariskan dari satu generasi ke generasi berikutnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....