BAKTI Komdigi Perkuat Literasi Digital di Deli Serdang
- 15 Jun 2026 20:14 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan - Badan Aksesibilitas Telekomunikasi dan Informasi (BAKTI) Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) menggelar Sosialisasi Literasi Digital, Senin 15 Juni 2026. Kegiatan bertajuk Indonesia Terkoneksi: Transformasi Digital untuk Masa Depan tersebut berlangsung di Kabupaten Deli Serdang.
Kegiatan tersebut menghadirkan Dewan Pengawas BAKTI Virgie Baker, akademisi Universitas Negeri Medan (Unimed) Bakhrul Khair Amal, dan akademisi Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU) Fakhrur Rozi sebagai narasumber.
Pelaksana Tugas Direktur Layanan Telekomunikasi Informasi Masyarakat dan Pemerintah BAKTI Komdigi, Sudarmanto, mengatakan tantangan peningkatan literasi digital masih ditemukan di berbagai daerah. Menurutnya, kondisi geografis menjadi salah satu faktor yang memengaruhi pemerataan akses dan pemanfaatan internet.
| Baca juga: Rektor UNIMED Soroti AI dan Literasi Digital |
Ia menjelaskan, saat ini masih terdapat wilayah dengan tingkat penggunaan internet yang rendah, meski infrastruktur telah tersedia. Karena itu, BAKTI terus mendorong berbagai program literasi agar masyarakat dapat memanfaatkan internet secara lebih optimal.
"Penggunaan akses internet yang sudah kita bangun memang perlu ditingkatkan melalui kegiatan literasi seperti yang dilakukan hari ini, sehingga pemanfaatannya bisa lebih maksimal," ujarnya.

Menurut Sudarmanto, upaya tersebut penting dilakukan agar infrastruktur yang telah dibangun dapat memberikan manfaat yang lebih besar. Ia menilai peningkatan penggunaan internet juga dapat mendukung berbagai aktivitas masyarakat di bidang pendidikan, ekonomi, dan pelayanan publik.
Selain mendorong pemanfaatan internet, BAKTI juga mengajak masyarakat untuk lebih waspada terhadap berbagai risiko di ruang digital. Salah satunya dengan meningkatkan kesadaran dalam menyaring informasi sebelum membagikannya kepada orang lain.
"Penggunaan internet harus aman dari kejahatan digital dan hoaks, karena informasi bisa memberi manfaat yang luas tetapi juga bisa menyesatkan jika tidak digunakan dengan hati-hati," kata Sudarmanto.
Salah seorang peserta, Dian Ayu, menilai materi yang disampaikan para narasumber mudah dipahami oleh peserta yang berasal dari berbagai latar belakang. Menurutnya, pembahasan yang diberikan juga relevan bagi orang tua maupun generasi muda.
"Tadi ada pembahasan tentang etika bersosial media yang menurut saya penting untuk generasi muda. Karena masih banyak yang menggunakan media sosial tanpa memahami dampak dan etika penggunaannya," ucap Dian.
Dian berharap materi yang diperoleh peserta tidak berhenti pada kegiatan tersebut, tetapi dapat diteruskan kepada lingkungan sekitar. Dengan demikian, semakin banyak masyarakat yang memahami cara memanfaatkan teknologi digital secara aman, bijak, dan bertanggung jawab.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....