Keindahan Arsitektur Kota Terlarang China
- 22 Sep 2024 13:10 WIB
- Medan
KBRN, Beijing: Kota Terlarang (The Forbidden City) adalah kompleks istana kuno terbesar dan paling terawat di dunia, serta menjadi puncak dari perkembangan pembangunan ibu kota dan istana sepanjang sejarah dinasti-dinasti di China.
Dibangun pada awal abad ke-15 pada masa Dinasti Ming, kompleks istana yang berusia lebih dari 500 tahun, istana ini menjadi tempat tinggal bagi 24 kaisar dari Dinasti Ming dan Qing. Arsitektur megah yang menghiasi setiap sudutnya mencerminkan kemegahan kekaisaran sekaligus menjadi lambang kekuasaan tertinggi pada masa itu.
Pembangunan Kota Terlarang memakan waktu 14 tahun, dari 1406 hingga 1420, dengan luas keseluruhan mencapai 720.000 meter persegi dan luas bangunan 150.000 meter persegi. Kompleks ini terdiri dari 980 bangunan yang masih bertahan, dengan lebih dari 70 aula dan istana.
Baca juga: Sejarah Kota Terlarang di China
Su Guoli, pemandu dari Beijing Language and Cultural Centre for Diplomatic Missions, menjelaskan bahwa desain simetris dan penggunaan warna-warna cerah merupakan karakteristik utama dari kompleks tersebut, dengan pembagian yang jelas antara Outer Court dan Inner Court.
“Outer Court, yang terdiri dari tiga aula besar dan ruang-ruang seremonial, digunakan untuk acara-acara seremonial, sedangkan Inner Court berfungsi sebagai tempat tinggal pribadi kaisar dan keluarganya,” katanya kepada RRI pada Rabu (18/9/2024).
Ia juga menyampaikan bahwa Kota Terlarang juga menggabungkan simbolisme dalam budaya kuno China, termasuk prinsip Yin dan Yang serta Fengshui.
“Misalnya, angka sembilan, yang dianggap angka keberuntungan tertinggi dalam budaya kuno China, sering terlihat di seluruh kompleks. Selain itu, berbagai ukiran rumit, warna-warna cerah, dan motif simbolis seperti naga dan burung phoenix menghiasi dinding dan atap istana, melambangkan kekuasaan, kemakmuran, dan keberuntungan. Motif-motif ini tidak hanya sekadar dekorasi, tetapi juga memiliki fungsi praktis” ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....