Wali Kota Medan Serap Aspirasi Warga Tembung
- 09 Agt 2026 15:18 WIB
- Medan
RRI.CO.ID, Medan - Wali Kota Medan Rico Tri Putra Bayu Waas, melaksanakan sapa warga di Jalan Durung, Kelurahan Sidorejo, Medan Tembung, Sabtu, 8 Agustus 2026 malam. Dalam suasana santai dan terbuka, warga menyampaikan persoalan di lingkungannya.
Beberapa masalah yang disampaikan warga, antara lain drainase, jalan, lampu penerangan, pengangkutan sampah, keamanan lingkungan, layanan administrasi kependudukan, hingga bantuan bagi lansia dan penyandang disabilitas. Warga Jalan Taduan, Nova, mengeluhkan drainase yang dibangun sekitar 40 tahun lalu dan belum pernah diperbaiki. Kondisinya yang kecil membuat air meluap saat hujan hingga menggenangi permukiman.
Benhard, warga Jalan Taduan, juga meminta perhatian terhadap pengaspalan jalan, lampu penerangan, drainase, serta pengaktifan kembali poskamling. Menanggapi hal tersebut, Rico Waas meminta Camat Medan Tembung dan Kepala Dinas SDABMBK mengecek kondisi drainase dan jalan, sekaligus membenahi lampu penerangan di Jalan Taduan dan Jalan Taut.
Terkait persoalan lingkungan, Rico Waas mengingatkan masyarakat ikut menjaga kebersihan, karena drainase yang tersumbat sampah dapat memicu luapan dan genangan. Ia juga menargetkan poskamling kembali aktif dan mendorong penambahan anggaran tahun depan untuk membantu penyediaan peralatannya.
Warga lainnya, Musa Simanjorang, menyampaikan persoalan pelayanan administrasi kependudukan. Menjawab aspirasi tersebut, Rico Waas menjelaskan pengurusan KTP dan kartu keluarga kini sudah dapat dilakukan di kecamatan, sehingga masyarakat tidak perlu bolak-balik ke Disdukcapil.
Warga Jalan Rela, Gomgom Sinaga, meminta perhatian terhadap jalan, drainase, lampu penerangan, serta bantuan bagi lansia dan penyandang disabilitas. Rico Waas memastikan Jalan Rela dan Jalan Keruntung akan dikerjakan tahun ini, termasuk pengaspalan dan pelebaran, sedangkan lampu jalan akan dibenahi dan usulan bantuan sosial akan dicek Dinas Sosial.
Terkait layanan kesehatan, Rico Waas mengingatkan masyarakat dapat menggunakan KTP untuk memperoleh layanan kesehatan sesuai program yang berlaku. Ia juga menyampaikan Pemko Medan akan menggelar Gerakan Pangan Murah di 268 titik untuk menjaga keterjangkauan harga pangan dan mengantisipasi inflasi.
Beberapa warga lain juga mengeluhkan beberapa persoalan. Seperti penyempitan jalan di kawasan Sering akibat bangunan yang menjorok ke badan jalan serta drainase Gang Sado yang belum tersambung. Selain itu, kebutuhan tambahan ruang sekolah serta bantuan untuk gereja HKBP di Jalan Taduan juga disamapikan warga.
Di penghujung Sapa Warga, Rico Waas meminta camat, lurah, dan kepala lingkungan menjadi pengayom yang cepat merespons persoalan masyarakat. Ia juga mengajak warga menyampaikan langsung setiap persoalan agar pemerintah dapat segera menindaklanjutinya.
“Camat, lurah, kepling harus cepat. Masalah apa pun cepat tanggap. Kalau ada masalah, laporkan. Masyarakat juga sampaikan secara langsung,” katannya.
Rico Waas menegaskan Pemko Medan akan terus membuka diri terhadap aspirasi masyarakat dan memperbaiki hal-hal yang masih kurang bersama-sama. Menurutnya, Sapa Warga menjadi ruang untuk membangun komunikasi langsung dengan masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....